terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pembangunan Jembatan Tembus Mantuil, Kelurahan Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan mulai berjalan usai dilakukan pembebasan lahan di kawasan tersebut.
Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Thomas Sigit Mugiarto mengungkapkan saat ini progres pembangunan masih di bawah 10 persen.
“Kita masih menunggu material datang. Namun sudah dipancang di titik abutment di sebelah arah ke rumah sakit, baru selanjutnya di sebelahnya,” ucap Sigit kepada awak media, Kamis (10/8/2023).
Lebih lanjut Sigit menjelaskan jembatan yang jadi akses utama warga Mantuil itu akan dibangun kembar sesuai dengan desain keseluruhan guna mengurai kepadatan arus lalu lintas.
Namun untuk tahap pertama dengan pagu anggaran Rp. 15 miliar hanya bisa merealisasikan pembangunan pada satu jembatan saja.
“Jadi jembatan lama masih kita fungsikan untuk arus lalu lintas selama pembangunan jembatan sisi kiri dibangun hingga tidak ada pengalihan arus lalu lintas terkecuali terhambat adanya pengiriman material,” paparnya.
Setelah dianggarkan kembali lanjutnya, baru jembatan lama itu akan dibongkar untuk pembangunan selanjutnya.

Namun yang jelas realisasinya masih menunggu kemampuan keuangan cukup dan sesuai skala prioritas yang telah ditentukan.
“Kita lihat nanti karena masih banyak prioritas lain, sudah dibangun satunya itu sudah meningkatkan fungsi arus di Mantuil,” tuturnya.
Sementara itu, untuk pembebasan lahan di kawasan pembangunan jembatan itu masih ada yang belum karena terbatasnya anggaran.
Untuk itu, pembebasan lahan akan kembali diusulkan di anggaran perubahan sekitar Rp. 16 miliar pada sisi arah menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah untuk pelebaran jalan.
“Pas di belok itu ada penyempitan jalan hingga menyebabkan perlambatan lalu lintas. Hingga nanti dibebaskan dan dianggarkan sesuai perhitungan,” ujarnya.
Ia menargetkan pengerjaan pada jembatan yang tengah berjalan saat ini akan selesai di bulan Desember mendatang.
Hingga awal tahun 2024 nanti, jembatan tersebut sudah bisa dilintasi dan dimanfaatkan masyarakat setempat.
Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah






