Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 13 Jul 2023 21:14 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Tercatat Ada 68 Kasus Musibah Kebakaran di Banjarmasin dalam 6 Bulan Terakhir


 Salah satu lokasi kebakaran yang baru terjadi di Jalan Rawasari, Banjarmasin Tengah. Perbesar

Salah satu lokasi kebakaran yang baru terjadi di Jalan Rawasari, Banjarmasin Tengah.

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Terhitung sampai bulan Juni 2023, sudah ada sebanyak 68 kasus musibah kebakaran yang terjadi di Kota Banjarmasin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin, Marliansyah mengungkapkan musibah kebakaran paling banyak terjadi pada bulan Mei 2023.

Adapun rincian kasus musibah kebakaran selama 6 bulan terakhir, ada 11 kejadian, Februari 10, Maret sebanyak 13, April sejumlah 9, Mei ada 15 dan Juni terdata 10 kasus kebakaran.

“Sementara Juli ini sudah ada sekitar 5 kasus kebakaran yang terjadi di antaranya di HKSN, Rawasari dan Gatot Subroto serta Belitung Darat,” ungkap Marliansyah saat ditemui di kantornya, Rabu (12/07/2023) kemarin.

Menurutnya, tingginya musibah kebakaran di Kota Banjarmasin disebabkan minimnya pengetahuan bagaimana tindakan awal saat terjadinya musibah kebakaran.

Selain itu, kelalaian masyarakat terhadap potensi kebakaran juga menjadi salah satu faktor. Misalnya, perlunya memperhatikan instalasi listrik ataupun potensi kebakaran lainnya.

“Maka dari itu pihak  kami terus gencar mensosialisasikan baik melalui Kelurahan maupun lainnya agar awal-awal terjadi kebakaran dapat tertangani atau teratasi sebelum 3 menit,” tuturnya.

Menurutnya, kebanyakan pada saat terjadi musibah kebakaran respon masyarakat panik dan histeris tanpa melakukan tindakan yang tepat.

Untuk antisipasi awal dengan api skala kecil dalam waktu sebelum 3 menit dapat teratasi masyarakat. Baik itu menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Handuk dan Karung Basah.

“Intinya jangan panik, ketakutan dan lari. Tapi berpikir untuk bagaimana memadamkannya,” jelasnya.

Sementara itu, faktor lain tingginya musibah kebakaran biasanya terkendala beberapa hal. Misalnya, minimnya titik air, sempitnya akses jalan dan ditambah warga yang hanya banyak menonton.

“Pasti bila waktu lebih 3 menit 1 rumah hangus terbakar apalagi bahan material kayu dan padat penduduk cepat menyebarnya kecuali bangunan beton agak lambat,” katanya.

Kasus kebakaran yang terjadi di Banjarmasin hampir merata di lima kecamatan, khususnya pemukiman padat penduduk.

Ia juga menuding, kebakaran di Banjarmasin juga akibat pengaruh El Nino atau fenomena pemanasan suhu muka laut.

“Otomatis secara tidak langsung ada apalagi ditambah terpicu titik sumber api yang membuat lebih cepat menjalar,” pungkasnya.

Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin