terasbanua.my.id, Banjarmasin – Baru-baru ini, Presiden RI Joko Widodo menyatakan akan segera mencabut status darurat pandemi Covid-19 di Indonesia meski belum dipastikan kapan diumumkan secara resmi oleh pemerintah.
Lantas, bagaimana dengan keberadaan dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 daerah khususnya Kota Banjarmasin yang selama ini bertugas dalam menangani pandemi Covid-19?
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengatakan masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat terkait nasib dari Satgas Covid-19. Jika Indonesia sudah memasuki era transisi ke endemi nanti.
“Kita masih menunggu apa nanti yang harus ditindaklanjuti dari Satgas Covid-19 daerah. Apakah dibubarkan atau bagaimana,” ucap Ikhsan kepada terasbanua.my.id, Sabtu (17/6/2023).
Tak dipungkiri Ikhsan, saat ini tugas dari Satgas Covid-19 tidak lagi bekerja secara optimal karena tidak adanya aturan atau penegakan protokol kesehatan (prokes) ketat seperti awal melandanya pandemi Covid-19.
Hal itu lah yang membuat anggaran khusus untuk digunakan dalam penanganan kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin hampir tidak ada.
Anggaran penanganan Covid-19 hanya dilakukan penyesuaian saja. Dilihat dari kondisi pandemi saat ini yang sudah sangat jarang ada kasus.
“Anggaran sudah dilakukan penyesuaian dan kita lihat penanganan Covid-19 hampir tidak ada,” tuturnya.
Di samping itu, penerapan prokes tidak seketat dulu saat pandemi ini. Untuk sekarang penerapan prokes lebih pada kesadaran diri sendiri dari masyarakat.
“Masih diterapkan tapi lebih pada kesadaran masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan penggunaan masker saat ini sangat disarankan kepada masyarakat yang memang kondisinya sedang sakit menghindari adanya penularan. Mengingat virus Covid-19 belum benar-benar hilang meski status pandemi sudah berakhir.
“Bahkan ada usulan dari kementrian yang saya pernah baca di beberapa media. Mereka sakit covid tidak perlu dirawat cukup menggunakan masker, ini usulan bagus. Apabila itu jadi sebuah ketentuan itu akan kita terapkan di Banjarmasin,” akhirnya
Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah






