terasbanua.my.id, Banjarmasin – Masih banyaknya masyarakat yang belum memaknai dengan baik terhadap bendera merah putih, mendorong tercetusnya program Kampung Merah Putih (Kamaratih) di Kota Banjarmasin.
Koordinator Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kota Banjarmasin, Bambang Budiyanto menuturkan program Kamaratih adalah sebagai salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.
“Makanya pencanangan Kamaratih ini menjadi percontohan. Nanti kami akan melatih 25 kader pengerak pelopor kamaratih,” kata Bambang kepada terasbanua.my.id, Kamis (1/6/2023).
Para kader itu nantinya bertugas memberikan edukasi kepada masyarakat serta mengingatkan agar selalu mengibarkan bendera pada hari besar nasional ataupun kenegaraan.
Bambang berharap program kebangsaan ini bisa menjadi virus positif yang menyebar luas di tengah masyarakat nantinya.
“Ini baru kita mulai, mudah-mudahan bisa disambut masyarakat lainnya dan pemerintah daerah hingga bisa dikembangkan di tiap-tiap kelurahan,” tuturnya.
Di samping itu, ia membeberkan Kamaratih di Komplek Herlina Perkasa, RT. 07, Kelurahan Sungai Andai itu akan diresmikan pada 1 Agustus 2023 mendatang.
Dimana saat ini, pihaknya fokus memberikan edukasi dan pembelajaran kepada masyarakat terkait ketentuan pengibaran bendera merah putih yang benar.
“Program ini kita jalankan secara swadaya dengan masyarakat,” akhirnya.
Sementara itu, Ketua RT 70, Fikri Mulyadi sangat menyambut baik terpilihnya kawasannya sebagai pencanangan Kamaratih. Apalagi ini merupakan kali pertama ada di Kota Banjarmasin bahkan di Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Tentunya tak lepas dari kebiasaan warga setempat yang selalu antusias menyambut hari-hari besar dengan memasang bendera dan atribut,” ungkapnya.
Dalam pencanangan Kamaratih itu lanjutnya, warganya juga sangat antusias mempersiapkan untuk kelancaran program kamaratih tersebut.
Ia berharap nantinya, kehadiran Kamaratih ini bisa berdampak mendorong perekonomian warga setempat. Di samping, menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap rasa nasionalisme.
“Kami siap menjadi percontohan bagi kawasan lainnya,” tutupnya.
Hamdiah/rie
Foto. Hamdiah






