terasbanua.my.id, Banjarmasin – Sebanyak 33 lukisan karya dari Sandi Firly dipertunjukan dalam pameran lukisan dan kolaborasi seni di Rumah Alam, Sungai Andai.
Pameran tunggal dari pelukis lokal itu akan dilaksanakan selama enam hari sejak tanggal 14 hingga 19 Maret 2023 mendatang.
Sandi Firly mengatakan ramainya geliat seni rupa di Kalimantan Selatan (Kalsel) beberapa terakhir belakang yang membuat dirinya terdorong untuk mengelar pameran lukisan dari hasil karyanya sendiri.
Namun memang sebelumnya, ia melukis untuk mengisi waktu produktif saat pandemi Covid-19 di sela-sela dirinya aktif menulis.
Dimana awalnya ia menumpahkan semua ide untuk karya lukisnya melalui digital, baru setelahnya beralih ke kanvas.
“Selain untuk meramaikan geliat seni rupa di Kalsel juga kita punya sistem baru dalam hal pameran ini untuk donasi,” ucap Sandi kepada awak media usai menunjukkan karyanya, Selasa (14/3/2023).
Dari transaksi penjualan lukisan itu lanjutnya, akan di donasikan untuk beasiswa pelatihan keterampilan bagi remaja putri yang putus sekolah.
“Sebagian penjualan akan kita donasikan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin. Ikhsan Budiman yang mewakili Wali Kota Banjarmasin membuka pameran tunggal dari Sandi Firly itu sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Apalagi dari hasil penjualan lukisan itu akan di donasikan. Tentu itu ide yang bagus dan kreatif untuk sebuah kepedulian,” kata Ikhsan.
Selama ini lanjut Ikhsan, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin memberikan perhatian kepada seniman lukis lokal di kota berjuluk Seribu Sungai khususnya.
Dimana setiap sudut ruang di Kota Banjarmasin adalah ruang-ruang kreatif yang dibebaskan untuk dikembangkan oleh pegiat seni terutama.
“Kita mengikrarkan diri bahwa Banjarmasin harus menjadi kota kreatif dan kota yang menumbuhkan ruang-ruang kreatifitas bagi penggiatnya. Ini yang selalu kita ucapkan dan saya pikir itu merupakan dukungan penuh pemerintah terhadap kreativitas masyarakat kota,” jelasnya.
Dalam pameran itu diakuinya ada 2 lukisan yang cukup menarik perhatiannya. Dimana lukisan itu mengangkat tema tentang menara pandang dan jukung tambangan.
“Jadi kita ambil itu,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






