terasbanua.my.id, Banjarmasin – Rencana penataan di kawasan Bandarmasih Tempoe Doeloe untuk pembangunan drainase masih dalam pemilihan material.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Jembatan dan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Dedy Hamdani mengatakan masih mereview material berdasarkan desain oleh konsultan dengan yang real di pasaran.
“Karena material yang digunakan itu harus spesifik,” ucap Dedy, Selasa (21/2/2023).
Selain itu, penataan yang dilakukan tentu akan menyesuaikan masukan dari para paguyuban Usaha Mikro Kecil Mikro (UMKM) di kawasan yang dikenal dengan sebutan Kota Lama itu.
Salah satunya meminta untuk tidak dilakukan peninggian jalanan di kawasan itu dengan alasan hal itu akan membuat genangan air dari banjir rob kian meninggi saat terjadi.
Hal itu lanjutnya, berdampak pada redesain dalam penataan itu. Namun hanya ada perubahan sedikit saja mengenai ketinggian drainase yang akan dibangun.
“Karena lantai bangunan mereka juga sudah di bawah jalan. Makanya kami masih diskusikan itu,” ungkapnya.
Meskipun redesain, ia tetap memastikan penataan akan dimulai awal April mendatang sesuai dengan target sebelumnya.
Selain itu, pihaknya juga berusaha memikirkan dan mengatur agar proses penataan bisa berjalan tanpa menganggu UMKM yang berusaha.
“Itu resikonya untuk perubahan karena lokasinya sempit. Makanya kita cocokan alur pelaksanannya agar mereka bisa tetap berjualan,” tandasnya.
Saat ini, pihaknya juga terus melakukan pendataan di kawasan itu sebelum dilakukan penataan nantinya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






