terasbanua.my.id, Banjarmasin – Tak dipungkiri, laporan kerusakan terhadap bangunan sekolah di Kota Banjarmasin cukup banyak.
Meskipun begitu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Nuryadi menegaskan tidak ada pembiaran terhadap sekolah yang bangunan mengalami kerusakan.
Pasalnya, perbaikan sekolah ada skala prioritasnya yang mana dengan kategori kerusakan parah yang jadi prioritas utama perbaikan.
“Mungkin menunggu giliran karena kita mendahulukan kerusakan parah dulu,” ucap Nuryadi, Kamis (16/2/2023).
Menurut Nuryadi tidak hanya persoalan tanggung jawab dari Disdik Kota Banjarmasin saja terhadap sekolah. Tapi bagaimana pihak sekolah maupun warga sekitar turut adil menjaga dan merawat fasilitas yang ada agar tidak terkesan dibiarkan begitu saja.
“Bukan hanya persoalan rusak dan diperbaiki. Tapi dijaga dan harus saling memiliki. Dengan begitu, pemerintah ikut terbantu,” kata Nuryadi.
“Ini sekolah sudah kurang bagus. Malah dibiarkan dan tak dijaga,” imbuhnya.
Selain itu, ia juga meminta sekolah agar tidak berdiam diri saja. Jika ada kerusakan maka secepatnya untuk dilaporkan agar bisa ditindaklanjuti.
“Jika kita cek di lapangan plafonnya bolong, jendela atau lantai rusak itu bisa kita usahakan perbaikan melalui anggaran perubahan yang bisa diproses cepat. Namun memang anggaran terbatas,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






