terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pasca terjadinya insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan armada tangki pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin pada Sabtu (6/2/2023) sore lalu. Sopir yang mengemudikan armada tersebut sudah ditindaklanjuti, melalui mediasi.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin, Muhlis Rida mengungkapkan bahwa sang sopir sudah di mediasi bersama korban melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banjarmasin.
“Dari hasil mediasi itu, akhirnya diambil jalan tengah dengan diselesaikan secara kekeluargaan saja dan tidak memperkarakan karena dianggap menjalankan tugas negara,” ucap Muhlis kepada awak media, Senin (6/2/2023).
Muhlis menyebutkan meskipun tidak membawa ke ranah hukum. Namun para korban meminta ganti rugi atas kerusakan mobil mereka yang terjadi karena kecelakaan tersebut.
Mengenai ganti rugi itu, ia mengaku dari DPKP Kota Banjarmasin tidak memiliki anggaran khusus untuk itu karena memang tidak diatur sebelumnya.
Maka dari itu, ganti rugi dibebankan kepada sopir yang sudah dinilai lalai terhadap keselamatan diri sendiri maupun penguna jalan lain saat menjalankan tugas.
“Keluarga sopir bersedia mengganti rugi,” ujarnya.
Menurutnya, alasan ganti rugi itu dibebankan kepada sopir karena dianggap sudah lalai memperhatikan keselamatan saat menjalankan tugas di lapangan.
“Padahal setiap apel kami terus mengingatkan agar selalu berhati-hati untuk menghindari hal-hal seperti itu terjadi karena bila terjadi itu jadi tanggung jawab yang bertugas,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga memberikan hukuman berupa push up, lari dan jalan jongkok berkeliling kepada sopir maupun petugas lainnya yang dalam satu tim saat bertugas itu dan pastinya menekankan kepada mereka apa yang sudah terjadi itu salah karena termasuk dalam kelalaian saat menjalankan tugas.
Tidak hanya itu, yang bersangkutan juga terancam tidak diperpanjang masa kontrak kerjanya di DPKP Kota Banjarmasin.
“Harus kami evaluasi kepada tenaga yang tidak profesional. Dari pada merugikan masyarakat” tegasnya.
Melalui insiden kecelakaan tersebut jadi catatan pihaknya untuk mengevaluasi sistem kerja dari petugas di lapangan. Guna menghindari hal serupa kembali terjadi.
Tidak hanya pada petugas DPKP Kota Banjarmasin saja, ia juga meminta kerja sama dengan masyarakat, apabila armada atau mobil pemadam kebakaran hendak lewat untuk bisa diberi jalan.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






