terasbanua.my.id, Banjarmasin – Imbas intensitas curah hujan tinggi beberapa hari belakangan menyebabkan sejumlah wilayah di Kota Banjarmasin tergenang banjir rob.
Tim Reaksi Cepat (Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Yosi mengungkapkan ada tujuh titik rawan yang tergenang banjir rob tersebut
“Air banjir menggenang di wilayah Kelayan Tengah, Basirih, Kuin Cerucuk. Sebagian di Pelambuan dan bantaran sungai di wilayah Alalak Selatan Alalak Utara dan Alalak Tengah,” ucap Yosi kepada awak media, Kamis (2/2/2023).
Yosi menyebutkan kebanyakan wilayah yang tergenang banjir rob itu berada di bantaran sungai karena memang penyebab banjir juga dikarenakan air laut pasang.
Ketinggian banjir rob di wilayah tersebut bervariatif. Namun paling tinggi banjir rob itu mencapai 30 centimeter, jika di kawasan permukiman.
“Kalau di aspal itu ketinggian mencapai 20 centimeter,” ujarnya.
Menurutnya air akan naik ke jalan di sekitar pukul 16.30 wita. Sedangkan air mulai surut sekitar pukul 23.00 wita.
Di sisi lain, ia mengungkapkan jika melihat intensitas curah hujan yang tinggi beberapa hari belakang sangat berpotensi terjadinya banjir rob dengan ketinggian air cukup tinggi.
Bahkan dari prediksi (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) intensitas curah hujan tinggi akan terjadi hingga akhir Februari.
Maka dari itu, BPBD Kota Banjarmasin sudah bersiap untuk antisipasi. Jika nantinya potensi banjir tinggi benar-benar akan melanda Kota Banjarmasin.
“Kita berharap jangan tinggi. Tapi tetap kita lakukan antisipasi,” tuturnya.
Hamdiah
Foto. Ilustrasi banjir






