terasbanua.my.id, Banjarmasin – Program Kerja Bunda PAUD di tahun 2023 sudah mulai disusun melalui program sebelumnya yang sudah dijalankan.
Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Hj Siti Wasilah mengatakan program-program sebelumnya dievaluasi lagi agar bisa berjalan lebih baik lagi kedepannya.
“Alhamdulillah kegiatan-kegiatan selama ini berjalan rutin termasuk di tahun ini juga sudah siap kegiatan dalam rangka peningkatan kapasitas SDM untuk pendidikan anak usia dini,” ucap Wasilah usai Rapat Pelaksanaan Program Kerja Bunda PAUD tahun 2023 di Aula IT Dinas Pendidikan, Senin (30/1/2023).
Diakui Wasilah, peningkatan kualifikasi Sumber Daya Manusia (SDM) guru PAUD di Kota Banjarmasin jadi PR pihaknya dengan melakukan terobosan-terobosan yang sudah difasilitasi Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin.
Selain itu, penurunan angka stunting pada anak di Kota Banjarmasin turut jadi fokus pihaknya karena berkaitan dengan PAUD.
“Alhamdulillah di tahun 2023 ini kita dapatkan info dari hasil survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) bahwa angka stunting kita turun dari angka 27 persen jadi 22 persen,” paparnya.
Tentunya untuk itu harus didukung dengan aspek PAUD mengenai bagaimana pendidikan anak usia dini, kelompok usia 0 sampai 4 tahun bisa ditingkatkan melalui berbagai kegiatan yang sudah dirancang sebagai terobosan untuk memberikan wadah bagi warga yang memiliki anak usia 0 sampai 4 tahun juga berkesempatan mendapatkan pendidikan melalui biaya murah.
“Untuk kualifikasi SDM guru PAUD ada terobosan-terobosan yang nanti didukung Disdik Banjarmasin melalui diklat-diklat dengan harapan bisa dimudahkan jika nanti kita melaksanakan kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi agar bisa mengklaim pendidikan dua semester atau empat semester agar bisa mendapat gelar sarjana pendidikan anak usia dini,” jelasnya.
Di samping itu, pihaknya juga berharap Kelompok Kerja (Pokja) PAUD di tingkat Kecamatan dan Kelurahan bisa berjalan dengan baik lagi.
Sementara itu, Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Nuryadi menuturkan dari hasil rapat program kerja Bunda PAUD pihaknya menerima usulan agar kompetensi SDM guru PAUD di Kota Banjarmasin agar ditingkatkan.
“Namun memang sekarang ini kita ada terkendala aturan undang-undang guru dan dosen tahun 2015 sudah berakhir,” kata Nuryadi
“Tapi ada jalan keluar kompetensi PAUD berjenjang ya memang harus dikoordinasi kerja sama untuk pelaksanaan. Entah siapa pelaksanaannya dari kementrian atau universitas tapi universitas kita sudah kerja sama tinggal PKS saja di Kota Banjarmasin” sambungnya.
Jumlah guru PAUD di Kota Banjarmasin hampir 1.500, paling banyak guru PAUD tenaga honorer. Sedangkan jumlah PAUD swasta berjumlah hampir 300 dengan 11 PAUD Negeri.
Di samping itu, dalam penanganan stunting untuk terobos yang dilakukan ialah memanfaatkan Jumat Berkah yang mana sebelumnya sudah diakomodir PAUD di tiap Kecamatan maupun Kelurahan.
“Jadi disiapkan makanan bergizi lalu dibagikan kepada anak-anak terutama yang rawan stuting,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






