Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 16 Jan 2023 16:55 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Kawasan Siring Menara Pandang Mulai Dilakukan Penataan, Ibnu : Kita Ingin Hadirkan Wisata Representatif Bagi Pengujung


 Kawasan Siring Menara Pandang Mulai Dilakukan Penataan, Ibnu : Kita Ingin Hadirkan Wisata Representatif Bagi Pengujung Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Penataan di kawasan Siring Tendean Menara Pandang sudah mulai dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

 

Dapat dilihat dari kondisi terbaru objek wisata ikonik di Kota Banjarmasin, pada Minggu (15/1/2023) kemarin. Kawasan dalam siring itu sudah terbebas dari Pedagang Kaki Lima (PKL) yang telah ditertibkan.

 

Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengatakan penertiban yang dilakukan pada PKL di kawasan itu tentunya bertujuan untuk menghadirkan ruang-ruang wisata yang nyaman dan representatif bagi para wisatawan yang berkunjung.

 

“Ya harus kita atur karena hak para pengunjung juga harus kita perhatikan. Artinya jangan sampai siring sebagai ruang publik itu berubah jadi pasar,” ucap Ibnu Sina kepada awak media, di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Senin (16/1/2023).

 

Dengan mulai ditatanya kawasan itu lanjut Ibnu, suasana siring sekarang ini sudah terasa sangat nyaman bagi pengunjung yang ingin bersantai maupun berolahraga.

 

Untuk para PKL di kawasan itu, pihaknya sudah menyiapkan space untuk bisa tetap berjualan dan tentunya akan diatur dengan baik dan tidak kumuh seperti sebelumnya.

 

“Jadi agak dorong ke arah Pasar Lama dan di sana dan masih banyak space nya,” ungkapnya.

 

Apalagi lagi kalau misalnya nanti, dalam pengelolaannya dilakukan oleh beberapa pihak swasta di beberapa spot di kawasan siring itu.

 

Mengingat, sebelumnya kawasan siring menjadi salah satu objek wisata yang bakal diberlakukan penarikan retribusi kepada PKL oleh Dinas Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin untuk peningkatan Pendapat Asli Daerah (PAD).

 

“Jika harus berbayar ya itu ada Perda nya dan di pariwisata ada target pendapatan yang harus kita evaluasi terus,” tuturnya.

 

Menurutnya jika Pemko Banjarmasin sudah menyiapkan fasilitas memadai khususnya di kawasan siring. Maka untuk penarikan retribusi sudah wajar saja dilakukan.

 

“Masyarakat pasti tidak akan mengeluh. Untuk itu asalkan sebanding dengan fasilitas dan suasana nyaman dihadirkan. Saya kira itu potensi pendapatan yang harus digali di satu sisi,” terangnya.

 

Di sisi lain, menanggapi persoalan para PKL yang beralih tempat berjualan di bahu jalan di kawasan siring hingga tak jarang menyebabkan kemacetan.

 

Orang nomor satu di Kota Banjarmasin itu menjawab yang mengatur kawasan siring itu sepenuhnya diserahkan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Siring.

 

“Jadi kepala UPT siring silahkan mengatur dengan baik,” tutupnya.

 

Hamdiah

Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 40 kali

Baca Lainnya

Kembalikan Ekosistem TPA Basirih, 2.500 Bibit Pohon Ditanam

30 Juni 2026 - 14:18 WITA

Kota Banjarmasin Rebut Juara Umum MTQ Nasional XXXVIII Kalsel 2026

26 Juni 2026 - 14:21 WITA

Sekdako Banjarmasin Sidak Displin di SKPD

22 Juni 2026 - 14:25 WITA

SiLPA 2025 Tinggi, Sekda Banjarmasin Perketat Pengawasan Evaluasi Kinerja SKPD

18 Juni 2026 - 14:28 WITA

Kesbangpol dan FKUB Banjarmasin Sosialisasikan Perda Toleransi Beragama

17 Juni 2026 - 14:34 WITA

APBD Banjarmasin TA 2025 Catat SiLPA Rp538 Miliar, Wali Kota Evaluasi Total SKPD dan Soroti Proyek Mandek

15 Juni 2026 - 14:40 WITA

Trending di Banjarmasin