Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 12 Jan 2023 20:45 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Warga Keluhkan Nganggurnya Fungsi Puskesmas Pembantu


 Warga Keluhkan Nganggurnya Fungsi Puskesmas Pembantu Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Banyaknya Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kota Banjarmasin yang nganggur alias tidak difungsikan , dikeluhkan warga.

 

Pasalnya, warga mengakui kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan terdekat seperti diungkapkan salah satu warga di Komplek Bumi Lestari yang enggan disebutkan namanya.

 

Selama ini, pustu di kawasannya itu sudah lama tak berfungsi sebagaimana fungsinya. Sehingga banyak dikeluhkan.

 

“Puskesmasnya kosong begitu saja, tanpa ada aktivitas dan itu sudah cukup lama saat pandemi lalu,” ucapnya kepada terasbanua.my.id, Kamis (12/1/2023).

 

Menanggapi adanya keluhan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan mengaku selama pandemi Covid-19 keberadaan pustu memang kurang maksimal difungsikan.

 

Kendati demikian, beberapa pustu yang ada di Kota Banjarmasin sudah di inventarisir dan asetnya telah diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin untuk difungsikan ke hal yang lain.

 

Salah satunya seperti pustu yang berada di kawasan Jalan Tembus Mantuil, Kelurahan Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan yang sekarang ini dijadikan Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pajak Daerah Banjarmasin.

 

“Sedangkan pustu yang masih berfungsi tetap kita teruskan,” ungkap Ramadhan.

 

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Banjarmasin, Drg Emma Ariesnawati menambahkan saat pandemi Covid-19 pelayanan kesehatan memang lebih dipusatkan pada puskesmas induk untuk penanganan Covid-19. Mulai dari layanan pasien hingga vaksinasi.

 

“Ke depannya berdasarkan transformasi sistem kesehatan nasional dari Kementerian Kesehatan, pustu itu akan berubah jadi Posyandu Prima,” terangnya.

 

Posyandu Prima itu lanjutnya, akan diisi oleh tenaga kesehatan. Minimal satu perawat, satu bidan dan dua orang kader posyandu nantinya.

 

Namun itu masih rencana untuk di Kota Banjarmasin. Adapun perubahan fungsi menjadi posyandu itu sendiri sudah diuji oleh beberapa daerah di Indonesia dan salah satu daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) yang melakukan uji coba itu adalah Kabupaten Banjar.

 

“Untuk Banjarmasin masih belum,” tutupnya.

 

Hamdiah

Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin