terasbanua.my.id, Banjarmasin – Banyaknya Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kota Banjarmasin yang nganggur alias tidak difungsikan , dikeluhkan warga.
Pasalnya, warga mengakui kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan terdekat seperti diungkapkan salah satu warga di Komplek Bumi Lestari yang enggan disebutkan namanya.
Selama ini, pustu di kawasannya itu sudah lama tak berfungsi sebagaimana fungsinya. Sehingga banyak dikeluhkan.
“Puskesmasnya kosong begitu saja, tanpa ada aktivitas dan itu sudah cukup lama saat pandemi lalu,” ucapnya kepada terasbanua.my.id, Kamis (12/1/2023).
Menanggapi adanya keluhan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan mengaku selama pandemi Covid-19 keberadaan pustu memang kurang maksimal difungsikan.
Kendati demikian, beberapa pustu yang ada di Kota Banjarmasin sudah di inventarisir dan asetnya telah diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin untuk difungsikan ke hal yang lain.
Salah satunya seperti pustu yang berada di kawasan Jalan Tembus Mantuil, Kelurahan Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan yang sekarang ini dijadikan Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pajak Daerah Banjarmasin.
“Sedangkan pustu yang masih berfungsi tetap kita teruskan,” ungkap Ramadhan.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Banjarmasin, Drg Emma Ariesnawati menambahkan saat pandemi Covid-19 pelayanan kesehatan memang lebih dipusatkan pada puskesmas induk untuk penanganan Covid-19. Mulai dari layanan pasien hingga vaksinasi.
“Ke depannya berdasarkan transformasi sistem kesehatan nasional dari Kementerian Kesehatan, pustu itu akan berubah jadi Posyandu Prima,” terangnya.
Posyandu Prima itu lanjutnya, akan diisi oleh tenaga kesehatan. Minimal satu perawat, satu bidan dan dua orang kader posyandu nantinya.
Namun itu masih rencana untuk di Kota Banjarmasin. Adapun perubahan fungsi menjadi posyandu itu sendiri sudah diuji oleh beberapa daerah di Indonesia dan salah satu daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) yang melakukan uji coba itu adalah Kabupaten Banjar.
“Untuk Banjarmasin masih belum,” tutupnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






