terasbanua.my.id, Banjarmasin – Sejak tahun 2022 lalui, Dinas Kebudayaan, Olahraga Pariwisata dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin sudah mulai gencar lakukan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Mengingat sebelumnya, sumber potensi PAD di Disbudporapar Kota Banjarmasin belum diterapkan penarikan retribusinya. Sehingga tidak ada PAD yang diperoleh.
“Karena itu yang menyebabkan PAD kita nol,” ungkap Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Iwan Fitriadi kepada terasbanua.my.id, Selasa (10/1/2023).
Kendati demikian, sejak ditetapkannya Disbudporapar Kota Banjarmasin sebagai salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin penyumbang PAD pada 2022 lalu.
Pihaknya pun mulai menggali potensi PAD terutama di sektor pariwisata, seperti penarikan retribusi parkir kelotok wisata, dan lapangan basket di kawasan Siring Bekantan
“Walaupun tidak seberapa tapi itu sudah mulai hasilkan PAD kita dan masuk kas daerah,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya terus melakukan penataan kawasan Siring Tendean Menara Pandang melalui pemagaran yang sudah direalisasikan sejak tahun 2022 lalu. Guna nantinya bisa dilakukan penarikan retribusi pada potensi lainnya yang ada di kawasan itu.
Salah satunya ialah rencana penarikan retribusi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di kawasan itu nantinya.
“Jadi kita terus maksimalkan untuk peningkatan PAD dari potensi-potensi yang ada,” katanya.
Di samping itu, ia mengungkapkan penarikan retribusi Minuman Beralkohol (Minol) di Kota Banjarmasin juga salah satu penyumbang PAD pihaknya pada tahun 2022 lalu yang mana sudah menerima sekitar Rp. 200 juta.
“Kalau yang sedang diproses administrasinya masih ada Rp. 200 juta. Jadi kurang lebih ada Rp. 400 juta dan semua itu dari Bar yang ada di hotel,” tuturnya.
Untuk di tahun 2023 ini, pihaknya belum bisa memastikan untuk target penarikan retribusi Minol. Namun yang jelas untuk targetnya masih dibicarakan pihaknya.
“Ya kurang lebih mungkin Rp. 400 juta. Tapi kami masih bicarakan target yang realistis itu berapa,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






