terasbanua.my.id, Banjarmasin – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarmasin, Yusna Irawan mengatakan Blangko E-KTP (Kartu Tanda Penduduk) di tahun 2022 lalu stoknya terbatas.
Terbatasnya ketersediaan blangko E-KTP itu lanjutnya, bukan karena kosong. Melainkan memang hanya diperuntukan pada skala prioritas yang sifat penggunaannya sangat penting.
“Seperti untuk pengurusan imigrasi, permintaan untuk bantuan sosial, dan BPJS. Jadi skala-skala prioritas itu yang kita sediakan,” ungkap Yusna saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (5/1/2023).
Untuk tahun 2023 ini, pihaknya sudah kembali meminta ketersedian blangko kepada Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Direktorat Jendral (Ditjen) Dukcapil.
Untuk jumlah blangko yang diminta, ia tidak bisa memastikan berapa jumlahnya. Pasalnya, pemberian blangko itu langsung ditentukan oleh Kemendagri terkait jumlah yang akan pihaknya terima.
“Mulai per tanggal 9 nanti ketersediaan blangko bertambah dan sudah bisa dilakukan percetakan E-KTP kembali bagi warga yang sebelumnya sudah mengajukan,” paparnya.
Diakuinya, ada sekitar 4 ribu warga Kota Banjarmasin yang belum mencetak E-KTP yang mana sebelumnya sudah diajukan pada tahun 2022 lalu.
“Mereka jadi prioritas kita untuk pencetakan KTP setelah blangko ada nanti,” ujarnya.
Tak dipungkirinya kebanyakan permintaan blangko itu dikarenakan E-KTP rusak, hilang dan lainnya yang mana setiap harinya rata-rata ada sekitar 200 permintaan yang pihaknya terima.
“Terkadang ada kurang dan lebih dari itu,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






