Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 30 Des 2022 13:24 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Tindak Lanjuti Warga Terisolir,  Dibuatkan Jembatan Apung Sementara


 Tindak Lanjuti Warga Terisolir,  Dibuatkan Jembatan Apung Sementara Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Terisolirnya letak rumah keluarga Halimah karena tidak adanya akses jalan, akhirnya mendapat tindak lanjut oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

 

Baik dari Camat Banjarmasin Timur, Rusdiana, Lurah Sungai Lulut, Suryani Syahril bersama beberapa jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin langsung meninjau ke lokasi pada Jumat (30/12/2022).

 

Tindak hanya meninjau saja, pihaknya juga turut melakukan rembuk bersama Ketua RT 27 dan Ketua RT 31 beserta warga sekitar dan tentunya Halimah pemilik rumah itu sendiri untuk mencari solusi persoalan tidak adanya akses jalan tersebut.

 

“Setelah kita tindak lanjuti ternyata tanah itu milik pribadi kapling. Jadi mau tidak mau kalau kita ingin pengajuan ke Pemko tanah itu harus ada penyerahan oleh pemilik agar bisa ditindaklanjuti,” ucap Camat Banjarmasin Timur, Rusdiana kepada terasbanua.my.id usai meninjau.

 

Mengingat untuk usulan pembangunan, penyerahan aset dan kebutuhan lainnya itu perlu diproses. Makanya untuk sementara waktu, pihaknya bersama warga berinisiatif untuk membuat jembatan apung melalui swadaya.

 

Adapun alternatif jembatan apung akan dibuat memanjang ke arah Komplek Melati Indah RT 31 dengan panjang kurang lebih 48 meter yang mana nantinya pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemilik tanah untuk pembuatan jembatan apung itu.

 

“Biar mereka tidak menggunakan rakit lagi, karena kalau kondisi urgent agak susah juga dan sifat jembatan apung ini sementara saja,” tuturnya.

 

Lurah Sungai Lulut, Suryani Syahril menambahkan untuk bahan pembuatan jembatan apung masih dikoordinasikan pihaknya entah nantinya menggunakan drum atau bahan lainnya.

“Jembatan apung itu akan dibuat swadaya di atas rawa karena itu nanti ngikuti ketinggian air,” ujarnya.

Sementara itu, Halimah pemilik rumah terisolir tersebut mengaku sangat senang akhirnya ada tanggapan dari Pemko Banjarmasin.

 

Mengingat sudah dua tahun lamanya ia dan keluarganya terisolir dan terpaksa menggunakan rakit kayu sebagai akses untuk bisa keluar rumah.

 

“Semoga cepetnya dibangun walaupun jembatan apung dulu untuk sementara,” katanya.

 

 

Hamdiah

Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin