Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 3 Des 2022 18:45 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Sempat Buat Heboh Warga, Seekor Bekantan Berhasil Dievakuasi dan Jalani Karatina


 Sempat Buat Heboh Warga, Seekor Bekantan Berhasil Dievakuasi dan Jalani Karatina Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Sempat kejar-kejar beberapa jam. Akhirnya seekor Bekantan berhasil dievakuasi oleh Tim Animal Rescue di kawasan Kampung Sasirangan, Kelurahan Seberang Mesjid pada Jumat (2/12/2022) kemarin dengan menggunakan bius sumpit.

 

Setelah berhasil ditangkap, satwa primata itu langsung diamankan ke Kebun Binatang Mini (KBM) Jahri Saleh dengan kondisi masih dalam pengaruh dibius.

 

“Saat itu posisinya di atas rumah mau lompat ke pohon. Awalnya masih bisa lari-lari tapi setelah obat bius bereaksi ia turun dan beberapa saat pingsan,” ucap Alwan Zulfikar, Anggota Tim Animal Rescue Kota Banjarmasin kepada terasbanua.my.id, Sabtu (3/12/2022).

 

Usai berhasilkan diamankan, hewan primata endemik Kalimantan Selatan (Kalsel) itu diberi nama Mesa karena kawasan evakuasi itu dulunya dikenal Jalan Sungai Mesa.

 

Sebelumnya, keberadaan Bekantan di permukiman penduduk itu dilaporkan oleh warga setempat karena sering terlihat berkeliaran hingga membuat heboh.

 

Sementara itu, Medik Veteriner Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin mengungkapkan memang saat proses evakuasi cukup berjalan dramatis.

 

“Dari jam 4 sore kita datang, baru jam 6 lewat berhasil diamankan karena kondisinya warga antusias hingga buat Bekantan terancam,” paparnya.

 

Menurutnya kondisi Mesa yang berjenis kelamin jantan itu, sejauh ini sudah stabil usai proses dievakuasi.

 

Kendati demikian, karantina tetap dilakukan pada Mesa selama 14 hari ke depan untuk memastikan kesehatannya lebih jauh.

 

Dari hasil cek, Mesa memiliki berat sekitar 20 kilogram dengan tinggi sekitar 150 centimeter dan usianya sekitar 5 tahun.

 

“Setelah ini kita akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait. Apakah nanti dilepas liarkan atau kemungkinan jadi koleksi di KBM,” katanya.

 

Dimana memang saat ini di KBM belum ada koleksi satwa primata jenis Bekantan. Namun dulu sempat ada tapi kabur.

 

Di samping itu, menurutnya ada dua kemungkinan yang menyebabkan Mesa berkeliaran di kawasan permukiman warga.

 

“Pertama mungkin karena terpisah dari koloninya. Kedua mungkin sebelum pernah dipelihara tapi dilepas,” terangnya.

 

Hamdiah

Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin