terasbanua.my.id, Banjarmasin – Jika sebelumnya, ditemukan pada puluhan siswa di SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin yang terserang penyakit scabies atau dikenal penyakit kudis. Kini penyakit serupa kembali ditemukan pada sejumlah anak yang bersekolah di SDN Kelayan Selatan 1 Banjarmasin yang berada di Jalan Tembus Mantuil, Gang Sartika.
Saat ditinjau ke sekolah langsung oleh terasbanua.my.id pada Sabtu (3/12/2022). Benar saja ada beberapa siswa yang menderita penyakit gatal-gatal pada kulit tersebut dan kondisinya cukup parah karena terlihat masih basah dan ada yang berdarah.
Arika salah satu siswa penderita scabies mengaku sudah tiga bulan terakhir dirinya menderita penyakit gatal itu yang hanya menyerang pada kedua belah telapak tangannya.
“Dulu sempat sembuh mengering tapi tertular lagi jadi gatal lagi,” ungkap Arika saat berbincang-bincang dengan terasbanua.my.id di kelasnya.
Diakui siswa kelas 4 itu, penyakit ini tidak hanya menyerang dirinya saja. Tapi juga menyerang saudaranya di rumah yang memang terjangkit darinya.
“Di rumah hanya saya dan kakak saya yang terkena,” ujarnya.
Namun sebelumnya, dirinya tertular lagi dari sepupunya yang seumuran dan memang bersekolah di tempat sama. Hingga sering melakukan kontak fisik secara langsung.

Kendati demikian, ia sudah melakukan pengobatan untuk meredakan penyakit kulit yang diderita, baik itu obat minum ataupun obat salep.
“Sudah dibawa ke Puskesmas tapi tidak sembuh-sembuh dan sekarang sudah mencoba melakukan perobatan di dokter,” ungkapnya.
Sedangkan Amira siswa kelas 6 itu mengaku kalau dari menduga orang tuannya terserang penyakit gatal itu karena alergi makanan yang telah ia konsumsi.
“Baru seminggu ini, kata mama bisa alergi makan,” tuturnya.
Mengingat dirinya baru seminggu menderita penyakit itu. Sehingga hanya dilakukan pengobatan mengunakan obat di apotek saja.
“Di kasih salep sama cairan pembersih saja. Untuk sementara saya dilarang makan-makan yang menyebabkan gatal seperti telur juga,” terangnya.
Namun tak dipungkirinya, ia sering berkontak fisik dengan sepupunya di sekolah maupun di rumah yang menderita penyakit scabies sehingga tak menutup kemungkinan dirinya tertular dari sepupunya itu walau beda kelas.
“Iya kami sepupuan,” akhirnya
Hamdiah
Foto. Hamdiah






