terasbanua.my.id, Banjarmasin – Tidak hanya permukiman di kawasan datar saja yang digenangi banjir rob yang terjadi akhir-akhir ini. Nyatanya beberapa fasilitas sekolah di Kota Banjarmasin ikut terendam.
Salah satu sekolah yang terimbas akan fenomena alam tahunan itu adalah SMPN 14 Banjarmasin yang mana saat dicek ke lokasi pada Kamis (1/12/2022) pagi air sudah mulai berangsur surut.
Namun masih ada genangan banjir dengan ketinggian semata kaki tepatnya berada di halaman bagian belakang sekolah.
Pasalnya, di bagian halaman belakang sekolah belum ada peninggian. Berbeda halnya di bagian halaman depan yang terlihat sudah ada peninggian dengan batako yang telah dilakukan sebagian.
Kepala SMPN 14 Banjarmasin, Mirna mengatakan sudah hampir sepekan lebih terendam banjir sehingga aktivitas belajar mengajar di sekolah sedikit terdampak.
“Untungnya saat ini siswa sedang ulangan jadi tidak lama di sekolah,” ucap Mirna kepada terasbanua.my.id, Kamis (1/12/2022).
Di saat banjir seperti ini, ada kekhawatiran pihaknya jika siswa terkena penyakit kulit karena air banjir yang kotor. Belum lagi binatang buas dan berbahaya seperti ular yang bisa saja masuk ke ruang kelas siswa ataupun ruang guru.
Maka dari itu, pihaknya terus menghimbau para siswa untuk tidak bermain air di kala banjir dan segeranya pulang ke rumah.
“Karena kemarin itu ada ular, beruntungnya satpam kami sigap untuk menangkap dan menjauhkan dari anak-anak,” ungkapnya.
Diakuinya fenomena pasang air laut hingga berdampak banjir di SMPN 14 Banjarmasin sudah menjadi langganan setiap tahunnya.
Sehingga tak heran, pihaknya terus bersiap dan lakukan antisipasi jika banjir rob melanda sekolah yang berada di kawasan Kelurahan Benua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur itu.
“Jadi barang-barang listrik atau apa itu kita naikan jika banjir itu ketinggiannya cukup parah. Tapi syukurnya sekarang tidak separah awal tahun 2021 lalu sampai ada fasilitas sekolah rusak gara-gara banjir itu,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






