terasbanua.my.id, Banjarmasin – Tidak hanya menyoroti kasus penularan penyakit scabies terhadap puluhan siswa di lingkungan SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin.
Nyatanya kondisi halaman di sekolah tersebut juga nampak memprihatikan karena miring dan tanahnya agak tergerus lantaran imbas pasang surut air hingga menyebabkan banjir serta memang lokasi sekolah yang hampir berdekatan dengan sungai.
Saat dikonfirmasi mengenai kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Nuryadi mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya sudah monitoring ke lokasi.
Namun untuk rencana perbaikan tidak bisa dilakukan karena lahan tanah di sekolah itu masih ada sengketa terkait kepemilikan dari ahli waris.
“Ahli waris dari tanah itu mengklaim miliknya,” ucap Nuryadi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/11/2022).
Padahal di tahun 2017 lalu lanjut Nuryadi, pihaknya sudah membuat sertifikat atas lahan tanah itu. Namun hak waris tidak menerima dan tidak mengakui karena masih belum diserahkan secara sepenuhnya kepada pemilik lahan.
Kendati demikian, pihaknya juga sudah menyarankan kepada keluarga hak waris pemilik lahan. Apabila tidak disetujui maka bisa mengajukan ke pengadilan.
“Tapi sampai sekarang tidak ada upaya itu dan kami tidak bisa melakukan perbaikan karena terkendala sengketa itu,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






