Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 22 Nov 2022 14:52 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Puluhan Siswa Tertular Scabies di SDN Alalak 3 Banjarmasin Terpaksa Mengikuti Pembelajaran di Rumah


 Puluhan Siswa Tertular Scabies di SDN Alalak 3 Banjarmasin Terpaksa Mengikuti Pembelajaran di Rumah Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Guna menanggulangi penyebaran penyakit Scabies atau kudis yang kian meluas di lingkungan SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin, para siswa tertular scabies mengikuti proses belajar mengajar di rumah.

Hal itu sesuai arahan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin  dengan menginstruksikan kepada sekolah agar para siswa yang menderita penyakit gatal-gatal pada kulit itu mengikuti pembelajaran di rumah saja.

Mengingat sebelumnya, terdata dari Puskesmas setempat bahwa ada sekitar 30 siswa di SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin yang menderita scabies karena cepatnya penularan.

“Kami minta sekolah untuk pembelajaran di rumah saja sementara waktu bagi siswa yang menderita penyakit gatal itu,” ucap Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Nuryadi saat dikonfirmasi, Selasa (22/11/2022).

Tak dipungkirinya, penyebaran penyakit gatal-gatal pada kulit itu juga sangat mungkin terjadi dari lingkungan keluarga dan sekitar siswa.

Mengingat dari kabar yang beredar, penyakit scabies ini tidak hanya menyerang siswa di SDN Alalak Utara 3 Banjarmasin saja. Tapi juga puluhan warga Alalak Utara turut terserang.

Maka dari itu, ia meminta agar para orang tua siswa yang terkena penyakit itu untuk rutin melakukan pengobatan secara rutin di Puskesmas bersama dengan anaknya agar bisa segeranya sembuh dan kembali beraktivitas di sekolah kembali.

“Katanya sakitnya tidak parah dan mungkin seminggu bisa sudah kering gatal-gatal itu kalau diobati secara rutin,” tutur Nuryadi.

Tidak hanya itu, sebagaimana puskesmas telah mensosialisasikan akan pentingnya menjalani pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari berbagai penyakit salah satunya penyakit scabies itu.

“Sebenarnya ini penyakit biasa yang terjadi di wilayah sana. Namun baru pertama kali ini penyebarannya sangat banyak,”ungkapnya.

Di samping itu, ia mengakui baru pertama kali ini adanya kasus penularan penyakit secara meluas di lingkungan sekolah hingga puluhan siswa yang tertular.

“Baru tahun ini kita temukan ada penularan sebanyak ini di sekolah. Sebelumnya ada cuman tiga bersaudara saja di SDN Sungai Miai 5 Banjarmasin kemarin dan sekarang sudah sembuh,” akhirnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 37 kali

Baca Lainnya

Pemko Banjarmasin Bersama PKK, GOW dan DWP Peringati Hari Kartini 2026

22 April 2026 - 19:10 WITA

TMMD ke-128 di Banjarmasin Resmi Dimulai, Fokus Percepatan Pembangunan dan Penguatan Sosial

22 April 2026 - 19:02 WITA

Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh Terus Dipercantik, Wahana Rekreasi Air Digarap

20 April 2026 - 18:55 WITA

Lantik Dewan Pengawas Perumda Pasar, Ini Pesan Wali Kota Banjarmasin

20 April 2026 - 18:50 WITA

Pimpin Rakor Kepegawaian, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Sanksi Tegas Bila Ada Pelanggaran

17 April 2026 - 18:42 WITA

Rotasi ASN di Lingkup Pemko Banjarmasin, Wali Kota : Tinggalkan Pola Lama, Birokrasi Harus Melayani

16 April 2026 - 18:35 WITA

Trending di Banjarmasin