terasbanua.my.id, Banjarmasin – Akibat hujan deras disertai angin kencang pada Kamis (17/11/2022) menjelang senja membuat kontruksi bangunan Tugu Kampung Ketupat ambruk.
Rasidah salah satu sanksi mata yang tak jauh dari lokasi mengaku kejadian rubuhnya kontruksi tersebut terjadi sesaat sebelum masuk shalat magrib yakni sekitar pukul 18.10 wita.
“Rumahku tepat berada di seberang, tugunya itu jatuh tiba-tiba karena memang kondisi hujan disertai angin kencang,” ucap Rasidah.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Head Of Business Development, PT Juru Supervisi Indonesia, M Wahyu Ramadhan menjelaskan ambruknya Tugu Kampung Ketupat karena faktor cuaca buruk. Di samping kontruksi pembangunan tugu Kampung Ketupat masih belum sempurna 100 persen.
“Saya sudah menerima laporan ambruk itu. Ya kondisinya karena memang belum selesai dan masih tahap 76 persen,” terang Wahyu.
Beruntungnya, saat kejadian tidak ada aktivitas pekerjaan sehingga saat ambruknya kontruksi tidak ada korban jiwa.
Di sisi lain, mengingat pengerjaan proyek ini masih di tangan kontraktor sehingga masih menjadi tanggung tanggung jawab kontruksi.
Pihaknya akan mengevaluasi pengerjaan Tugu Kampung Ketupat bersama pihak kontraktor.
“Jadi kita cari kesalahannya atau apa yang perlu dilakukan. Sembari pengerjaan yang pasti secara kontruksi akan ada penguatan mencegah terulang kejadian ambruk tadi,” ujarnya.
Selain itu, pembangunan kontruksi bangunan Tugu Kampung Ketupat dilakukan dari awal dengan bahan material baru.
Walaupun pengerjaan ulang memakan waktu cukup lama sekitar satu bulan. Namun ia memastikan proyek ini bakal rampung sesuai target waktu yang mana Kampung Ketupat rencana bakal di launching pada Desember mendatang.
“Karena tinggal 80 persen saja lagi secara keseluruhan dan kita fokusnya untuk pengerjaan tugu saja. Jadi dipastikan selesai sesuai target,” tandasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






