terasbanua.com, Banjarmasin – Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbanda) Kota Banjarmasin, menggelar Orientasi Penyusunan Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2023 di Ballroom Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Rabu (19/1/2022).
Dalam kegiatan ini turut dihadiri seluruh unsur SKPD di ruang lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Ibnu mengatakan bahwa acara ini digelar dalam rangka menyamakan persepsi terkait dengan persiapan RKPD tahun 2023.
“Menjadi penting dan strategis karena program tahun kedua yang harus tuntas. Jangan sampai tertinggal dari visi-misi Banjarmasin Baiman. 6 misi dan 20 program prioritas. Diturunkan lagi menjadi kegiatan di masing-masing Dinas SKPD,” ucapnya seusai membuka kegiatan tersebut.
Kemudian lanjutnya, digelarnya acara ini karena adanya beberapa perubahan dalam aturan perundangan-undangan seperti surat sistem prospek pengelolaan uang daerah yang masih ada sedikit kendala.
“Baik itu prospek anggaran, dalam proses pelaksanaan ditambah lagi pada saat yang sama. Ada problem di internal pemerintah daerah seluruh Indonesia terkait dengan fungsionalnya jabatan struktural. Sehingga siapa yang harus bertanggung jawab dan lainnya,” terangnya.
Selain itu, permasalahan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi saat ini menjadi program prioritas pemerintah daerah dan pusat.
Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Litbanda Kota Banjarmasin, Ryan Utama menambahkan bahwa acara ini merupakan salah satu tahapan untuk penyusunan RKPD tahun 2023.
Dalam acara ini, pihaknya menghadirkan narasumber dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI bersama Kepala Bappeda Litbanda Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Karena sesuai Permandagri 86 tahun 2017. Arah kebijakan pembangunan daerah kabupaten/kota harus diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan nasional dan provinsi,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa ada kebijakan baru dari Menteri Dalam Negeri terkait pemutakhiran Sub kegiatan. Dimana ini sangat berpengaruh terhadap proses penyusunan dokumen perencanaan.
“Kita harus memetakan lagi dan menyesuaikan kembali kinerja-kinerja terhadap kegiatan yang ada di SKPD dengan keputusan Menteri Dalam Negeri yang baru,” jelasnya.
Jelasnya, 20 program prioritas yang masuk dalam visi misi Banjarmasin Baiman agar untuk segera dicapai.
“Dalam penyusunan ini kita koordinasikan dengan SKPD terkait visi misi dan 20 prioritas kepala daerah berkaitan dengan lokasi-lokasi yang menjadi prioritas pembangunannya,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






