terasbanua.my.id, Banjarmasin – Ditengah kebutuhan bahan pokok yang mulai nmerangkak naik karena terjadinya inflasi dan menjelang akhir tahun. Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin berusaha menjaga kestabilan harga bahan pokok dengan mengelar pasar murah.
Kali ini, pasar murah dilaksanakan di Halaman Kantor Kelurahan Sungai Andai pada Kamis (10/11/2022).
Dari pantauan terasbanua.my.id di lokasi, terlihat banyak warga yang mengantri untuk mendapatkan beberapa kebutuhan bahan pokok dengan harga yang terjangkau.
Salah satunya, Rusmanah warga Sungai Andai itu mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini untuk memenuhi kebutuhan pokok di rumah.
“Sebagai ibu rumah tangga membeli kebutuhan dengan harga murah tentu sangat membantu kami,” ucapnya kepada terasbanua.my.id, Kamis (10/11/2022).
Apalagi seperti telur, minyak goreng dan gula pasir merupakan kebutuhan dapur yang wajib dibeli ibu-ibu rumah tangga saat ke pasar.
Biasanya ia membeli telur di pasaran untuk satu kilogramnya mencapai Rp. 27,500 ribu. Tapi untuk di pasar murah ini ia bisa menebus murah harga telur yang hanya Rp. 25 ribu untuk satu rak nya yang berisikan sekitar 30 butir.
“Sedangkan paket satu kilo gula pasir dan dua liter minyak goreng tadi hanya Rp. 24 ribu saja harganya lebih murah dibanding di pasar,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Rakhman Noorahim mengungkapkan pelaksanaan pasar murah dalam rangka penanganan inflasi di Kota Banjarmasin saat ini sudah berjalan lima kali.
“Di Kelurahan Sungai Andai ini yang kelima. Tapi pelaksanaan ini lebih spesial karena jumlah pendudukannya banyak jadi digelar dua kali sejak hari Rabu kemarin,” terang Rakhman.
Pembelian bahan pokok di pasar murah ini pun harus menggunakan kupon yang sudah disiapkan pihak Kelurahan sebelumnya yang mana jumlahnya ada sekitar 4.200 kupon. Dari jumlah kupon itu dibagi dua hari pelaksanaannya.
Tak dipungkirinya, animo warga Sungai Andai sangat tinggi dengan adanya pasar murah. Dapat dilihat dari para warga yang bersedia mengantri cukup panjang sejak pagi.

Adapun harga bahan pokok yang dijual sudah mendapat potongan harga dari Disperdagin Kota Banjarmasin. Baik itu, telur, gula pasir, minyak goreng, bawang merah dan lainnya.
“Di distributor harga telur satu rak itu Rp. 45 ribu tapi kita jual Rp. 25 ribu. Harga dua liter minyak goreng dan satu kilo gula pasir kita jual harga Rp. 24 ribu yang mana harga tebus awal Rp. 44 ribu. Sama dengan harga bawang cuman kita jual, Rp. 29 per kilogramnya,” terangnya.
Di sisi lain, ia menekankan keberadaan pasar murah ini tidak hanya untuk warga miskin saja. Tapi semua warga karena memang tujuannya untuk penanganan inflasi dan kestabilan harga.
“Harapannya warga bisa memanfaatkan pasar murah ini untuk memenuhi kebutuhan pokok,” pungkasnya.
Hamdiah






