terasbanua.my.id, Banjarmasin – Tidak hanya semata-mata mengikuti sekolah ayah dan calon ayah saja. Nantinya para ayah dan calon ayah yang mengikuti kelas bakal mendapat sertifikat.
Namun sebelum menerima sertifikat itu, para ayah dan calon ayah akan di wisuda terlebih dahulu yang rencana dilakukan langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Banjarmasin.
“Rencananya wisudanya pada saat Hari Keluarga Nasional di 2023 mendatang,” ucap Kepala Dinas Pengendalian, Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Kota Banjarmasin, Helfian Noor baru-baru ini, Rabu (9/11/2022).
Helfian menegaskan sertifikat ini bukan menjadi syarat yang harus dipenuhi saat calon ayah akan menikah. Melainkan sertifikat ini hanya diberikan sebagaimana mereka telah bersedia mengikuti sekolah ayah dan calon ayah seperti pelatihan pada umumnya.
Dengan harapan mereka bisa yang telah mengikuti kelas bisa mendapat pengetahuan yang nantinya bisa berbagi informasi secara luas pada masyarakat lainnya.
“Ya paling tidak mereka bisa merasa bangga karena sudah ikut membantu Pemko Banjarmasin dalam rangka mempersiapkan keluarga bahagia dan sejahtera,” tutur Helfian.

Di sisi lain, program sekolah ayah dan calon ayah ini juga termasuk upaya Pemko Banjarmasin dalam menekan angka kasus terjadinya stunting pada anak di Kota Banjarmasin.
“Tanpa disadari peran ayah juga penting memperhatikan proses saat menikah, istrinya hamil, melahirkan hingga proses tumbuh kembang anaknya,” katanya.
Saat ini, program sekolah ayah dan calon ayah sudah berjalan yang mana dalam program ini melibatkan narasumber dari psikolog, Kementrian Agama (Kemenag) Kota Banjarmasin dan lainnya serta Wali Kota Banjarmasin yang sebelumnya telah dikukuhkan menjadi Ayah Asuh Stunting Kota Banjarmasin.
Hamdiah






