terasbanua.com, Banjarmasin Pembangunan Museum Sungai Banjarmasin yang dikerjakan sejak bulan Juni 2022 lalu, progresnya sudah capai 80 persen.
Diketahui sebelumnya, museum yang berada di Kawasan Muara Kelayan, Kecamatan Banjarmasin Selatan itu merupakan milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dan menjadi satu-satunya saat ini.
“Tadi saya sengaja pantau dan sudah sekitar 80 persen progresnya,” ungkap Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina kepada awak media, Kamis (3/11/2022).
Diakui Ibnu museum yang berada dekat dengan Siring Sungai Muara Kelayan itu harus rampung di akhir bulan Desember mendatang sebagaimana yang telah ditargetkan sebelumnya.
Di sisi lain, menurut Ibnu perlu disadari keberadaan museum di sebuah kota itu sangat penting karena museum adalah simbol peradaban kota.
“Kita kalau datang ke kota mana saja, lebih-lebih keluar negeri pasti cari museum. Apa sih cerita kota ini,” ujarnya.
Tentunya cerita sepanjang perjalanan usia Kota Banjarmasin yang ke-496 tahun itu harus tertuang di museum yang selesai dibangun nanti.
“Selama 496 tahun kita belum memiliki museum. Syukurnya terealisasi di tahun sekarang,” tuturnya.
Perlahan museum yang lokasi tak jauh dengan kawasan RK3 Kelayan Barat itu nantinya dilengkapi dengan berbagai dokumen yang tersebar di museum nasional hingga museum di luar negeri yang memiliki sejarah tentang Kota Banjarmasin.
Baik itu nantinya dokumen dalam bentuk digital maupun dokumen fisik yang memang perlu proses dalam pengambilannya melalui kerja sama pemerintah pusat maupun pemerintah luar negeri.
“Nanti kita sajikan di museum Kota Banjarmasin. Mungkin tidak besar, tapi paling tidak ada sudut yang bisa disajikan dokumen-dokumen digital,” pungkasnya.
Hamdiah






