terasbanua.com, Palembang – Setelah mengikuti pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2022 di Kota Palembang, Wakil Walikota Banjarmasin, Arifin Noor berharap pada saatnya nanti Kota Banjarmasin dapat menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan yang merupakan perkumpulan kota pusaka seluruh Indonesia tersebut.
Menurutnya, kehadiran JKPI di negeri ini terutama di Kota Banjarmasin sangat penting, mengingat canggihnya teknologi di era sekarang yang dapat mempengaruhi para pemuda dan generasi penerus berikutnya dengan budaya-budaya luar.
Maka dari itu, ia berharap dengan adanya jaringan kota pusaka ini dapat menjadi pengingat para generasi muda untuk mencintai dan melestarikan budaya-budaya peninggalan zaman dulu.
“Mudah-mudahan pemuda-pemuda kita bisa mencintai budaya dan pusaka kita, karena bagaimanapun juga kita pasti dapat gempuran dari budaya-budaya luar, jadi sehingga kita dapat mempertahankan pusaka dan budaya kita yang dari dulu untuk menghormati para tetua kita, agar kita tetap cinta terhadap budaya kita,” ujarnya, Kamis (3/11/2022).
Hal tersebut, lanjutnya, agar apa yang telah diwariskan kepada generasi sekarang dapat terjaga dan dapat menghormati leluhur atau nenek moyang yang telah memperjuangkannya.
Ia juga mengatakan bahwa nanti Pemko Banjarmasin akan menggali lebih dalam peninggalan-peninggalan tak hanya budaya, tetapi juga pusaka-pusaka yang mungkin belum terkekspose atau diketahui masyarakat Kota Banjarmasin.
“Jadi nanti digali, mungkin ada yang di sungai jingah, sultan suriansyah, dari mana-mana nanti akan kita gali semua, pakar-pakar yang ada di Kota Banjarmasin akan kita minta untuk menyusun strategi kita untuk kota pusaka di Banjarmasin,” pungkasnya.
Pembukaan Rakernas yang dilaksanakan di Convention Hall Hotel Aryaduta, Kota Palembang itu, dilakukan oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Mawardi Yahya bersama Ketua Presidium JKPI, Bima Arya dan Walikota Palembang, Harnojoyo.
(prokom-banjarmasin/Hamdiah)






