terasbanua.com, BANJARMASIN – Peringatan Haul ke-80 Habib Hamid bin Abbas Bahasyim, atau yang lebih dikenal sebagai Habib Basirih, berlangsung khidmat di Kubah Habib Hamid Bahasyim, kawasan Basirih, Kota Banjarmasin, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan bernuansa religi tersebut dihadiri oleh Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR, Wakil Wali Kota Hj. Ananda, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin.
Turut hadir para alim ulama, tokoh agama, keluarga besar almarhum Habib Basirih, dan ribuan jemaah yang memadati area kubah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar almarhum, panitia pelaksana, serta masyarakat yang hadir.
”Kami menyapaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh keluarga besar Habib Basirih, para ulama, panitia, serta masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan peringatan haul ini,” ujar Yamin.
Ia menambahkan, peringatan haul yang terus berjalan selama delapan dekade ini merupakan bukti nyata bahwa kecintaan serta rasa hormat masyarakat Banjar terhadap ulama dan wali Allah tetap terjaga hingga kini.
”Pelaksanaan haul hingga tahun ke-80 ini menjadi bukti bahwa kecintaan masyarakat terhadap ulama tidak pernah luntur. Sosok Habib Basirih merupakan bagian penting dari khazanah sejarah dan nilai-nilai spiritualitas Kota Banjarmasin,” tuturnya.
Lebih lanjut, Yamin menekankan pentingnya mengambil pelajaran dari perjalanan hidup almarhum yang semasa hidupnya gigih berdakwah menyebarkan ajaran Islam.
”Melalui momentum peringatan ini, mari kita tidak sekadar mengenang sosok Habib Basirih, tetapi juga meneladani nilai-nilai keislaman, ketulusan, kerendahan hati, serta kecintaan beliau yang mendalam kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW,” tegasnya.
Ia juga berharap tradisi keagamaan seperti haul ini dapat terus dilestarikan oleh generasi penerus sebagai sarana mempererat ukhuwah dan memperkuat keimanan.
”Harapan kita bersama, tradisi haul ini terus terjaga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat keimanan, serta memupuk rasa persaudaraan dan keharmonisan kehidupan beragama di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Tim liputan






