Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 18 Feb 2026 22:58 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Wali Kota Banjarmasin Pastikan Evaluasi Anggaran Non-Urgent dan Tunda Pengadaan Kamera ​


 Wali Kota Banjarmasin Pastikan Evaluasi Anggaran Non-Urgent dan Tunda Pengadaan Kamera ​ Perbesar

terasbanua.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menyambut positif aspirasi yang disampaikan oleh Aliansi Rakyat dan Mahasiswa dalam aksi unjuk rasa di Balai Kota, Rabu (18/02/2026).

Usai berdialog selama hampir lima jam, Yamin menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi total terhadap anggaran yang dinilai tidak berdampak langsung kepada masyarakat.
​Dalam keterangannya, Yamin beserta seluruh jajaran Kepala SKPD menyatakan bahwa pemerintah telah memahami 12 poin tuntutan yang diajukan mahasiswa.

Dirinya mengapresiasi keberanian mahasiswa dalam menyampaikan kritik. Menurutnya, pemerintah daerah memerlukan kolaborasi dengan berbagai stakeholder, termasuk mahasiswa, sebagai kontrol sosial.

​”Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, pastinya harus berkolaborasi dan terus bersama-sama dengan stakeholder ataupun mahasiswa. Ini adalah motivator bagi kami, mahasiswa sudah mau menyampaikan inspirasinya yang cukup luar biasa,” ujar Yamin.

​Salah satu poin krusial yang dihasilkan dari dialog tersebut adalah keputusan Wali Kota untuk menunda sejumlah pengadaan fasilitas yang dianggap belum mendesak. Yamin secara terbuka menyatakan bahwa rencana pengadaan kamera baru resmi ditunda.

​”Terkait kamera, itu kita pending. Memang tujuannya untuk dokumentasi yang lebih bagus, namun saya rasa fasilitas yang ada sudah cukup. Kita akan evaluasi lagi ke depan untuk anggaran yang bersifat tidak urgent atau tidak berdampak kepada rakyat,” tegasnya.

​Terkait pengadaan mobil listrik yang viral, Yamin menyebut pihaknya sudah memberikan audiensi teknis agar mahasiswa memahami latar belakang kebijakan tersebut dari sisi efisiensi operasional.
Selain itu, ia juga meluruskan simpang siur mengenai pengadaan “Ruang Smoking” di lingkup perkantoran.

Menurutnya, terjadi kesalahan penamaan atau penulisan, karena fungsi utama ruangan tersebut adalah sebagai ruang pelayanan publik.

​”Itu sebenarnya ruang office untuk penerimaan tamu, ruang tunggu, tempat ajudan, hingga bagian administrasi yang menerima aduan langsung untuk kepala daerah. Bukan hanya ruang smoking, namun kami siapkan ruangan kecil di sana agar tamu yang merokok tidak mengganggu kenyamanan umum saat menunggu pelayanan,” jelas Yamin.

Terakhir, dirinya memastikan bahwa isu utama seperti penanganan sampah dan penanggulangan banjir tetap menjadi prioritas yang selaras dengan langkah-langkah yang akan diambil pemerintah ke depan.

​”Tadi kami sudah berbincang mengenai langkah penanganan sampah dan banjir. Penanganan banjir tidak lepas dari masalah sampah. Semua aspirasi ini sudah kami tampung dan akan menjadi dasar kebijakan kami selanjutnya,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Kembalikan Ekosistem TPA Basirih, 2.500 Bibit Pohon Ditanam

30 Juni 2026 - 14:18 WITA

Kota Banjarmasin Rebut Juara Umum MTQ Nasional XXXVIII Kalsel 2026

26 Juni 2026 - 14:21 WITA

Sekdako Banjarmasin Sidak Displin di SKPD

22 Juni 2026 - 14:25 WITA

SiLPA 2025 Tinggi, Sekda Banjarmasin Perketat Pengawasan Evaluasi Kinerja SKPD

18 Juni 2026 - 14:28 WITA

Kesbangpol dan FKUB Banjarmasin Sosialisasikan Perda Toleransi Beragama

17 Juni 2026 - 14:34 WITA

APBD Banjarmasin TA 2025 Catat SiLPA Rp538 Miliar, Wali Kota Evaluasi Total SKPD dan Soroti Proyek Mandek

15 Juni 2026 - 14:40 WITA

Trending di Banjarmasin