Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 27 Okt 2025 20:22 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Pemko Banjarmasin Dukung Program 3 Juta Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah


 Pemko Banjarmasin Dukung Program 3 Juta Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taufik Rivani, menghadiri Rapat Koordinasi dan Sinergi Program 1 Juta Rumah Perkotaan wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan yang digelar di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas pemerintah daerah dalam mendukung Program Nasional 3 Juta Rumah, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dalam paparannya, Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan, Nasrullah, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional untuk menyediakan rumah layak huni di wilayah perkotaan, pesisir, dan pedesaan.

“Melalui sinergi lintas pemerintah daerah, kami berharap percepatan Program Nasional 3 Juta Rumah dapat terwujud, khususnya untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya.

Pemerintah juga memberikan berbagai kemudahan bagi MBR, seperti pembebasan retribusi, percepatan penerbitan PBB, serta dukungan KPR dengan persyaratan yang lebih fleksibel.

Sementara itu, Taufik Rivani menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap penyediaan hunian bagi warga berpenghasilan rendah. Ia menuturkan, Pemko Banjarmasin telah menerapkan kebijakan penghapusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi MBR senilai lebih dari Rp 2 miliar yang dialihkan untuk membantu pembangunan rumah masyarakat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kondisi geografis Banjarmasin yang berada di atas lahan rawa menuntut perencanaan pembangunan yang lebih teknis dan spesifik.

Lagi, efek dari keterbatasan lahan, arah pengembangan perumahan ke depan akan difokuskan pada pembangunan vertikal (rumah susun). Hingga kini, telah berdiri enam tower rumah susun di Kota Banjarmasin yang dikelola oleh Pemko, Pemprov, dan perguruan tinggi.
“Kami terus mendukung penuh Program 3 Juta Rumah. Melalui visi Banjarmasin Maju dan Sejahtera, Pemko berkomitmen menghadirkan hunian layak, sehat, dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Taufik Rivani.

Dalam kegiatan ini, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan turut didampingi oleh Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarmasin, Agus Herri Wijayadi.

Diskominfotik/Hamdi

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Kembalikan Ekosistem TPA Basirih, 2.500 Bibit Pohon Ditanam

30 Juni 2026 - 14:18 WITA

Kota Banjarmasin Rebut Juara Umum MTQ Nasional XXXVIII Kalsel 2026

26 Juni 2026 - 14:21 WITA

Sekdako Banjarmasin Sidak Displin di SKPD

22 Juni 2026 - 14:25 WITA

SiLPA 2025 Tinggi, Sekda Banjarmasin Perketat Pengawasan Evaluasi Kinerja SKPD

18 Juni 2026 - 14:28 WITA

Kesbangpol dan FKUB Banjarmasin Sosialisasikan Perda Toleransi Beragama

17 Juni 2026 - 14:34 WITA

APBD Banjarmasin TA 2025 Catat SiLPA Rp538 Miliar, Wali Kota Evaluasi Total SKPD dan Soroti Proyek Mandek

15 Juni 2026 - 14:40 WITA

Trending di Banjarmasin