Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 4 Jul 2025 11:34 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Hari Kedua Penguatan Kapasitas TP3S, Banjarmasin Tegaskan Angka Stunting Harus Turun


 Hari Kedua Penguatan Kapasitas TP3S, Banjarmasin Tegaskan Angka Stunting Harus Turun Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) melanjutkan kegiatan Peningkatan Kapasitas Tim Koordinasi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) di hari kedua, Rabu (2/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Rattan Inn Banjarmasin itu turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Machli Riyadi, Kepala DPPKBPM Kota Banjarmasin, Helfian Noor, para camat, lurah serta perwakilan dari berbagai SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Memasuki hari kedua, Machli Riyadi dalam arahannya menegaskan pentingnya penguatan kinerja TP3S dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Banjarmasin.

Ia menyebut, meskipun strategi penanganan sudah disusun dengan baik oleh pemerintah pusat. Nyatanya, implementasi di daerah masih belum seperti yang diharapkan. Oleh karena itu, evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program akan terus digalakkan.

“Penguatan terhadap evaluasi dan pengawasan sangat penting agar pelaksanaan strategi berjalan efektif. Dari situ kita bisa mengetahui di mana masalahnya, lalu ditindaklanjuti dengan serius,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan hari kedua ini memiliki sasaran berbeda dari hari sebelumnya, dengan melibatkan semua SKPD, Camat, Lurah guna memastikan seluruh lini pemerintahan daerah memahami perannya dalam strategi penanganan stunting, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan.

Lebih lanjut, Machli menuturkan, berdasarkan data, angka prevalensi stunting di Kota Banjarmasin tahun 2023 dan 2024 stagnan di angka 26,5 persen, tanpa ada penurunan. Hal ini menjadi evaluasi besar bagi tim TP3S.

“Nah tentunya tahun 2025 ini harus berani menurunkan itu, kalau angkanya tidak turun, untuk apa pemerintah menganggarkan miliaran rupiah. Artinya, kita harus lebih serius dan berani menentukan target penurunan stunting di tahun 2026 yang akan datang,” tutupnya.

Diskominfotik/Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

DPRD Banjarmasin Sepakati APBD Perubahan 2026, Pembahasan APBD 2027 Mulai Berguli

15 September 2026 - 16:01 WITA

Lensa Foto Kegiatan DPRD Kota Banjarmasin Edisi Bulan September 2026

15 September 2026 - 15:57 WITA

Demokrat Kalsel Kirim Puluhan Utusan ke Puncak HUT ke-25 di GBK, Rully Rozano: Pesan AHY Jadi Energi Kader

10 September 2026 - 15:07 WITA

Pemko Banjarmasin Menggelar Salat Minta Hujan

31 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Perda Nomor 3 Tahun 2026 disahkan, Pemko Banjarmasin Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Pembangunan

25 Agustus 2026 - 12:27 WITA

Trending di Banjarmasin