Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 3 Feb 2025 19:39 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Banjarmasin Fokus pada Pembangunan Berbasis Riset: Pemko Bahas 7 Kajian Strategis Masa Depan Kota


 Banjarmasin Fokus pada Pembangunan Berbasis Riset: Pemko Bahas 7 Kajian Strategis Masa Depan Kota Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Di tengah upaya mempercepat pembangunan yang berkelanjutan, Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar acara Sosialisasi dan Diseminasi Hasil-Hasil Kelitbangan Tahun 2025 pada Senin (3/2/2025) di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin.

Hasilnya, didapati tujuh hasil penelitian dan kajian yang diharapkan bisa mengubah arah kebijakan pembangunan kota dalam beberapa tahun ke depan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banjarmasin, Taufik Rivani, menegaskan ini menjadi bagian dari rangkaian upaya Pemko Banjarmasin untuk mengintegrasikan hasil-hasil penelitian dan kajian dalam rencana pembangunan kota.

Menurutnya, hasil-hasil ini tidak hanya akan menjadi laporan akademik, melainkan bahan utama dalam perumusan kebijakan yang langsung berdampak pada masyarakat.

“Kami ingin hasil-hasil penelitian ini tidak sekadar menjadi dokumen yang mengendap di rak, tetapi diterapkan dalam perencanaan dan kebijakan pembangunan kota,” ujar Taufik Rifani di depan para peserta yang terdiri dari akademisi, stakeholder terkait, serta sejumlah perwakilan masyarakat.

Ia menambahkan bahwa setelah disosialisasikan, hasil-hasil kajian ini akan dibahas lebih lanjut dan diintegrasikan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan Rencana Kerja (Renja) Pemerintah Daerah.

Salah satu kajian yang dibahas adalah mengenai Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah tentang Produk Unggulan Daerah. Kajian ini menilai potensi produk lokal yang dapat menjadi daya tarik ekonomi dan destinasi wisata. Penelitian ini juga akan menjadi dasar untuk mendorong pembangunan sektor ekonomi lokal yang lebih inklusif.

“Produk unggulan daerah yang dimaksud bukan hanya untuk meningkatkan daya saing ekonomi, tapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah tersebut,” beber Taufik Rivani.
Selain itu, Pemko Banjarmasin juga menyoroti Kajian Potensi Ekonomi Limbah Kayu untuk Wisata yang dapat membuka peluang ekonomi baru di sektor pariwisata.

“Limbah kayu yang selama ini dianggap sampah, jika dikelola dengan baik, bisa menjadi salah satu produk wisata yang menguntungkan, menghidupkan ekonomi kreatif, dan memperkenalkan keberagaman budaya kita,” imbuhnya.

Tak hanya sektor ekonomi, Pemko juga memfokuskan perhatian pada pelestarian warisan budaya kota, khususnya yang berkaitan dengan Kajian Pelestarian Warisan Budaya Kota Pusaka Banjarmasin.

Selain itu, kajian mengenai evaluasi kepatuhan terhadap peraturan daerah terkait bangunan juga menjadi perhatian penting dalam forum ini. “Bangunan-bangunan yang tidak sesuai dengan peraturan berisiko menciptakan kerusakan lingkungan, baik dari sisi estetika maupun keselamatan. Oleh karena itu, kita harus tegas dalam penegakan aturan,” jelasnya lagi.

Selain aspek fisik dan ekonomi, kajian mengenai mobilitas penduduk juga menjadi topik penting yang dibahas. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola mobilitas penduduk berdasarkan kepadatan aktivitas di berbagai titik kota, yang sangat penting dalam merencanakan pembangunan infrastruktur transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Kita harus memastikan bahwa perencanaan transportasi tidak hanya mengikuti perkembangan jumlah penduduk, tetapi juga memperhitungkan kepadatan aktivitas di titik-titik tertentu. Tanpa data yang jelas, kita bisa salah langkah dalam merancang infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Hasil-hasil penelitian ini tentu akan diintegrasikan ke dalam RPJM lima tahunan dan Renja tahunan, yang dirancang untuk selaras dengan 22 program prioritas Wali Kota Banjarmasin terpilih.

Tak lupa, Taufik juga mengingatkan pentingnya kolaborasi pentahelix, yang melibatkan pemerintah, akademisi, LSM, dunia usaha, dan media, agar hasil penelitian ini dapat memberikan dampak yang maksimal bagi pembangunan kota.

“Pembangunan Banjarmasin tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh sinergi dari semua pihak, baik pemerintah, akademisi, LSM, maupun media untuk memastikan bahwa hasil penelitian ini dapat mengarah pada kebijakan yang menguntungkan masyarakat,” tutup Taufik Rivani dengan penuh harapan.

Diskominfotik/Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Pemko Banjarmasin Bersama PKK, GOW dan DWP Peringati Hari Kartini 2026

22 April 2026 - 19:10 WITA

TMMD ke-128 di Banjarmasin Resmi Dimulai, Fokus Percepatan Pembangunan dan Penguatan Sosial

22 April 2026 - 19:02 WITA

Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh Terus Dipercantik, Wahana Rekreasi Air Digarap

20 April 2026 - 18:55 WITA

Lantik Dewan Pengawas Perumda Pasar, Ini Pesan Wali Kota Banjarmasin

20 April 2026 - 18:50 WITA

Pimpin Rakor Kepegawaian, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Sanksi Tegas Bila Ada Pelanggaran

17 April 2026 - 18:42 WITA

Rotasi ASN di Lingkup Pemko Banjarmasin, Wali Kota : Tinggalkan Pola Lama, Birokrasi Harus Melayani

16 April 2026 - 18:35 WITA

Trending di Banjarmasin