Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 31 Des 2024 17:22 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Libur Sekolah Picu Lonjakan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Banjarmasin


 Libur Sekolah Picu Lonjakan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Banjarmasin Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Sepanjang tahun 2024, kasus kekerasan terhadap perempuan di Kota Banjarmasin tercatat sebanyak 175 kasus.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan mengungkapkan jika dibandingkan tahun 2023 lalu, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat signifikan.

“Tahun 2023 tercatat hanya 135 kasus dan di tahun 2024 naik menjadi 175 kasus kekerasan perempuan dan anak yang kita tangani,” kata Madan sapaan akrabnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/12/2024).

Madan menjelaskan kasus kekerasan sering kali terjadinya lonjakan di bulan Juni dan Juli yang dipicu karena masuk masa libur sekolah.
Menurutnya, saat libur sekolah itu pengawasan terhadap anak sepenuhnya hanya pada orang tua di rumah.

“Tentunya ini jadi tugas orang tua yang harus lebih aktif memberikan pengawasan kepada anaknya saat libur agar tidak melakukan hal-hal negatif,” tuturnya.

Selain itu, mengingat lonjakan kasus sering terjadi setiap tahunnya di bulan tersebut. Tentunya menjadi PR besar dan perhatian serius tidak hanya dari pihaknya saja.
Oleh karena itu, harus ada peran dari semua lintas stakeholder ikut melakukan penanganan kasus kekerasan tersebut.
“Misalnya dari kepolisian maupun Satpol PP lebih intensif lagi melakukan patroli,” ujarnya.
Di samping itu, keberadaan Kampung Bermain yang terus diresmikan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Banjarmasin di bawah naungan Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin sangat membantu untuk membina para anak-anak di lingkungan masing-masing.
Di sisi lain, ia menekankan meningkatnya kasus menunjukkan upaya pihaknya dalam penanganan kasus kekerasan selama ini cukup berhasil.
Dimana upaya dilakukan menjangkau langsung adanya tindakan kekerasan yang dilaporkan melalui tim khusus di bidangnya yang menangani seperti Pembentukan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPATBM), Tim Satgas PPA di tiap kelurahan bahkan hingga di lingkungan pendidikan.
“Sekarang juga sudah ada call center yang bisa dihubungi langsung jika ingin melaporkan. Tentunya keberhasilan ini tidak lepas kesadaran masyarakat untuk melapor,” pungkasnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Pemko Banjarmasin Bersama PKK, GOW dan DWP Peringati Hari Kartini 2026

22 April 2026 - 19:10 WITA

TMMD ke-128 di Banjarmasin Resmi Dimulai, Fokus Percepatan Pembangunan dan Penguatan Sosial

22 April 2026 - 19:02 WITA

Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh Terus Dipercantik, Wahana Rekreasi Air Digarap

20 April 2026 - 18:55 WITA

Lantik Dewan Pengawas Perumda Pasar, Ini Pesan Wali Kota Banjarmasin

20 April 2026 - 18:50 WITA

Pimpin Rakor Kepegawaian, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Sanksi Tegas Bila Ada Pelanggaran

17 April 2026 - 18:42 WITA

Rotasi ASN di Lingkup Pemko Banjarmasin, Wali Kota : Tinggalkan Pola Lama, Birokrasi Harus Melayani

16 April 2026 - 18:35 WITA

Trending di Banjarmasin