terasbanua.my.id, Banjarmasin – Mengacu pada perhitungan sementara (Quick Count) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, hasil perolehan suara dari Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Nomor Urut 02, Yamin – Ananda lebih unggul dari kedua paslon lawan.
Berdasarkan perhitungan sementara itu, perolehan suara Yamin – Ananda persentasenya 47 persen dari total data masuk sekitar 70 persen se-Kota Banjarmasin.
Dari hasil perhitungan sementara itu telah menunjukan kemenangan telak oleh paslon Yamin – Ananda dan langsung mengumumkan keberhasilan itu melalui konferensi press di Kantor Tim Pemenangan Yamin – Ananda, Rabu petang, (27/11/2024).
Yamin didampingi sang istri menyampaikan ucapan terima kasih kepada pendukung dan masyarakat yang telah memilih dirinya bersama pasangannya Ananda untuk memimpin Kota Banjarmasin menuju lebih baik lagi.
“Saya merasa bersyukur dan terharu berdasarkan data kami Yamin-Ananda unggul di Kota Banjarmasin,” kata Yamin dalam konferensi press tersebut.
Seiring dengan itu, pihaknya berkomitmen untuk memenuhi dan mewujudkan keinginan warga Kota Banjarmasin yang sudah menaruh harapan besar kepadanya dan pasangannya.
“Terima kasih semua atas dukungannya terhadap kami dan kami siap mengemban amanah ini untuk Kota Banjarmasin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Yamin mengungkapkan siap meneruskan program pembangunan yang sudah baik dari kepemimpinan sebelumnya.
Di samping ada beberapa program prioritas miliknya yang nantinya dicoba untuk diwujudkan bersama-sama dengan berkolaborasi.
“Kami juga ada beberapa program yang nantinya akan dikolaborasi dengan program yang sudah ada agar bisa terealisasikan semua,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua tim pemenangan Yamin-Ananda, Didi Darmadi mengatakan semua paslon tentunya memiliki target masing-masing untuk perolehan suara.
Namun melihat hasil yang diperoleh Yamin – Ananda dalam perhitungan sementara ini sudah jauh baik dari target sebelumnya.
“Alhamdulillah, masyarakat Kota Banjarmasin memberikan kepercayaan pada Paslon kami Yamin – Ananda yang mendapat 47 persen dan itu sudah menjadi pencapaian luar biasa bagi kami,” tutur Didi.
Disinggung mengenai adanya dugaan kecurangan yang mengarah dari kandidatnya, Didi menjawab persoalan itu akan pihaknya diskusikan bersama tim kuasa hukumnya untuk langkah yang diambil selanjutnya.
“Memang itu isu negatif buat kami dan bisa kami tindaklanjuti. Namun yang jelas kami menginginkan Pilkada damai yang harus disepakati bersama-sama dan kami tidak ingin menuduh siapa-siapa,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






