terasbanua.my.id, Banjarmasin – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin usulkan anggaran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak beresiko stunting di tahun 2025 mendatang.
Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Tabiun Huda mengungkapkan usulan untuk program itu sekitar Rp. 2,5 miliar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025.
“Mudah-mudahan disetujui,” ucap Tabiun, Selasa (5/11/2024).
Lebih jauh, Tabiun menjelaskan sasaran program PMT itu diperuntukan pada 1.536 ribu anak beresiko stunting dari 46.600 ribu anak.
Menurut Tabiun, jumlah sasaran tidak bertambah. Namun memang anggaran ditingkatkan agar kualitas program penurunan stunting itu lebih bagus saat direalisasikan.
“Dengan ketersediaan anggaran kita jaga-jaga agar tidak kekurangan anggaran nanti,” ujarnya.
Adapun besaran dana PTM itu sekitar Rp. 16.500 ribu per porsinya untuk satu kali makan yang berisikan lauk, sayur dan makanan bergizi lainnya.
Tentunya proses PTM itu akan dipantau langsung ahli gizi agar komposisi makanan memenuhi gizi bagi anak beresiko stunting.
Dana tersebut diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat yang akan mengelola dan membuat PTM tersebut.
“Sistemnya seperti Pokmas (Kelompok Masyarakat) yang melaksanakan. Jadi masyarakat yang mengolahnya dan masyarakat yang mengantarnya. Sementara kita mengawasinya,” tutupnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






