terasbanua.my.id, Banjarmasin – Kondisi wisata Kampung Ketupat di Sungai Baru baru-baru ini nampak kian memprihatinkan dan terkesan terbengkalai.
Terlihat dari kawasan yang sudah mulai dipenuhi semak belukar yang meninggi pada fasilitas yang ada di dalam.
Tidak hanya itu, nampak panggung ketupat yang ikonik itu sudah mulai rusak di beberapa bagian termasuk stand-stand yang ada.
Mengingat tak ada kabar kapan akan dibuka lagi, warga di sekitar kawasan itu seperti Udin meminta Kampung Ketupat benahi ulang dan kalau bisa di bongkar pagar bambu yang menutup.
Menurut Udin semenjak dibangun Kampung Ketupat dengan pagar bambu itu tak terpantau lagi kondisi siring di sampingnya.
Terlebih, sejak ditutupnya Kampung Ketupat itu menjadi rawan aksi tawuran oleh anak-anak remaja dan hal-hal negatif lainnya.
“Harapannya si dinding bambunya dibuka saja agar bisa terpantau kalau ada apa-apa. Sebelumnya gelap tidak ada lampu. Kami minta dikasih lampu biar tidak terjadi hal-hal aneh” kata Udin kepada terasbanua.my.id saat berbincang-bincang.
Menurutnya apabila memang tidak dibuka lagi seperti sebelumnya, alangkah baiknya Kampung Ketupat itu dibuat seperti taman bermain.

Tentunya tidak mengenakan tarif masuk lagi, sebab penyebab sepinya wisatawan ke Kampung Ketupat karena faktor tersebut yang banyak dikeluhkan.
“Mahal lagi, sarannya sih bikin taman bermain. Untuk dapat pemasukan bisa dikenakan pada stand-stand yang berjualan atau ada wahana bermain yang berbayar. Bisa juga lapangan futsal,” tuturnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






