terasbanua.my.id, Banjarmasin – Terkendala karena refocusing anggaran, operasional Rumah Potong Unggas (RPU) modern di lingkungan Rumah Potong Hewan (RPH) di Jalan Tembus Mantuil, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan terpaksa ditunda.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengungkapkan rencana untuk pengoperasionalan sekaligus pengelolaan limbah RPU modern itu akan dianggarakan kembali di tahun depan.
“Kalau di tahun ini, fisik tidak terkejar. Jadi kembali kita programkan itu tahun 2025,” ucap Ibnu, Senin (5/8/2024).
Diakui Ibnu, dirinya telah meminta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin untuk memastikan dua unit RPU modern yang telah rampung dibangun tahun 2023 lalu, tidak akan mangrak.
Mengingat ini merupakan terobosan dari Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin untuk memenuhi kebutuhan ayam potong yang cepat dan higienis.
“Secara teknologi kan sudah sangat bagus dengan kecepatan per jam bisa sampai seribu ekor potong. Tinggal fasilitasnya untuk bisa beroperasional termasuk kapasitas daya listrik,” tuturnya.
Jika sudah berjalan lanjutnya, dari RPU modern ini memiliki potensi untuk menambah Pendapatan Belanja Daerah (PAD).
“Baik itu retribusi potong ataupun juga pembiayaan lain yang bisa menjadi pendapatan daerah,” katanya.
Sebelumnya, pengoperasionalan RPU modern sempat diinisiasikan dengan menggandeng pihak ketiga.
Namun menurutnya alangkah baiknya, jika pihak ketiga hanya menjadi pelanggan pemanfaatan RPU modern tersebut.
“Kalau berinvestasi ya jangan, lebih baik pemerintah yang menyiapkan dan pihak ketiga jadi pelanggan kita,” ungkapnya.
Untuk anggaran dari keseluruhan untuk operasional RPU modern sendiri dibeberkannya mencapai sekitar Rp.1 miliar.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






