terasbanua.my.id, Banjarmasin – Berhasil menekan angka inflasi hingga meraih Anugerah Award 2024, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin akan menerima dana hibah sebesar Rp. 5,7 miliar.
Rencananya anggaran itu akan digunakan untuk berbagai kegiatan dalam pengendalian inflasi di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemko Banjarmasin.
Salah satunya Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin dengan melaksanakan pasar murah.
“Pasar murah salah satu kegiatan Disperdagin dalam pengendalian inflasi,” ucap Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar saat ditemui di Lobby Balai Kota, Selasa (30/7/2024) lalu.
Skema pelaksanaan pasar murah menggunakan dana hibah itu lanjut Tezar sapaan akrabnya, akan dibahas lagi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banjarmasin.
Dimana dari informasi yang diperoleh dana insentif fiskal itu akan diserahkan pada 5 Agustus 2024 mendatang oleh Menteri Keuangan RI.
“Entah skema subsidi atau seperti apa nantinya,” imbuhnya.
Meski ada pergelaran pasar murah tidak dikenakan subsidi lanjutnya. Namun kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah tetap dijual dengan harga terjangkau karena harga distributor langsung.
Guna memasifkan pelaksanaan pasar murah lanjutnya, pihaknya akan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Baik itu dari instansi vertikal dan lainnya seperti pergelaran pasar murah sebelum-sebelumnya.
Lebih jauh, ia mengungkapkan sejak awal tahun hingga per 1 Juli 2024 lalu pelaksanaan pasar murah sudah dilaksanakan sebanyak 132 kali.
Pelaksanaan pasar murah sendiri selama ini lanjutnya, merata di semua wilayah Kota Banjarmasin.
Di samping itu, menurutnya meski pasar murah merupakan upaya jangka pendek pengendalian inflasi. Namun hasil sangat terlihat.
“Terbukti dengan angka inflasi yang terus terkendali selama ini,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






