terasbanu.my.id, Banjarmasin – Ratusan kader Dasawisma di Kota Banjarmasin mengikuti pembinaan peningkatan kapasitas oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Kota Banjarmasindi Aula Kantor DPPKBPM Kota Banjarmasin, Selasa (16/7/2024).
Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor mengatakan peran dari kader dasawisma sangat penting di tengah masyarakat.
Kader dasawisma sendiri yang dibentuk dari 10 rumah lingkungan sekitar itu merupakan ujung tombak dari DPPKBPM dalam mengorganisir dan mengelola berbagai program ketahanan keluarga.
“Peran mereka di lapangan untuk mendata dan memantau persoalan yang terjadi di lingkungannya. Misalnya masalah pernikahan, ibu hamil dan juga stunting,” kata Arifin usai membuka kegiatan.
Dari data itu lanjut Arifin, jadi acuan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui DPPKBPM untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Kepala DPPKBPM Kota Banjarmasin, Helfian Noor menuturkan melalui pembinaan ini para kader dasawisma nantinya bisa mengajak warga untuk ikut serta dalam pencegahan stunting mulai dari upaya paling kecil.
“Salah satunya, bagaimana warga di lingkungan mereka bisa memaksimalkan karangan untuk menanam sayuran dan tanaman pengobatan tradisional,” tutur Helfian.
Untuk pembinaan kader dasawisma yang tersebar di lima Kecamatan itu berlangsung selama empat hari sejak tanggal 15 hingga 18 Juni 2014 mendatang.
“Secara bergantian pembinaan dilakukan dan itu tidak hanya diikuti kader yang aktif saja,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






