Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 13 Jul 2024 15:49 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Marak Disalahgunakan di Banjarmasin, Ternyata Tanaman Kecubung Bisa Digunakan Pengobatan


 Ket foto : Penampakan buah kecubung (istimewa). Perbesar

Ket foto : Penampakan buah kecubung (istimewa).

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Marak kasus penyalahgunaan kecubung hingga ada yang meninggal di Kota Banjarmasin. Namun ternyata tumbuhan itu bagus untuk pengobatan.

Hal itu, disampaikan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarmasin saat menanggapi viral nya mabuk kecubung.

“Tapi memang di dalamnya ada kandungan opioid yang bisa menimbulkan halusinasi,” ungkap Ketua Tim Rehabilitasi di BNN Kota Banjarmasin, Eka Fitriana baru-baru tadi.

Meski bisa membuat kecanduan lanjut Eka. Namun tumbuhan kecubung itu belum masuk dalam golongan narkotika.

Disinggung apakah nanti akan dilakukan uji lab kandungan narkotika pada buah kecubung ini, Eka mengaku hal ini tidak bisa dilakukan. Sebab persoalan ini masuk kedalam wilayah Dinas Kesehatan (Dinkes) konteksnya.

“Kami hanya yang masuk dalam golongan narkotika saja, sedangkan kecubung ini belum masuk,” tuturnya.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kandungan kecubung sendiri bisa dipakai sebagai pengobatan. Salah satunya untuk anti nyeri.

Efek halusinasi yang ditimbulkan lanjutnya, maka banyak kejadian penyalahgunaan kecubung yang membahayakan diri penggunanya seperti menceburkan diri ke sungai hingga menyebabkan kematian.

Untuk itu, ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak pernah tertarik atau mau coba-coba mengonsumsi tumbuhan liar tersebut.

“Di samping dapat membuat kecanduan, ini juga sangat berbahaya untuk kesehatan jika berlebihan dan bisa mengganggu syaraf,” akhirnya.

Sementara itu, Dokter di BNN Kota Banjarmasin, Dr Pediya menerangkan dalam kecubung ini sendiri mengandung beberapa senyawa aktif yang memilki efek halusinasi hingga kematian.

Salah satunya seperti mengandung senyawa Atrofi, yang mana ini biasanya ada pada obat jantung dan berguna untuk meningkatkan detak jantung pada penderita lemah nadi atau jantung.

“Kalau ini dikonsumsi pada orang normal, ini bisa membuat detak jantung naik hingga meninggal dunia,” ungkapnya.

“Disamping juga ada senyawa lain yang mengakibatkan halusinasi dan ketergantungan,” tambahnya.

Dirinya pun memberi saran, dari fenomena ramainya penyalahgunaan kecubung ini agar pihak berwenang dapat memberantas sumber peredarannya terlebih dahulu.

“Itu kalau dari saya, jika kita ingin mengobati pasien. Alangkah lebih baik kalau kita menstop dari mana peredaran kecubung ini,” tutupnya.

Hamdiah
Foto.

Artikel ini telah dibaca 406 kali

Baca Lainnya

Pemko Banjarmasin Bersama PKK, GOW dan DWP Peringati Hari Kartini 2026

22 April 2026 - 19:10 WITA

TMMD ke-128 di Banjarmasin Resmi Dimulai, Fokus Percepatan Pembangunan dan Penguatan Sosial

22 April 2026 - 19:02 WITA

Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh Terus Dipercantik, Wahana Rekreasi Air Digarap

20 April 2026 - 18:55 WITA

Lantik Dewan Pengawas Perumda Pasar, Ini Pesan Wali Kota Banjarmasin

20 April 2026 - 18:50 WITA

Pimpin Rakor Kepegawaian, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Sanksi Tegas Bila Ada Pelanggaran

17 April 2026 - 18:42 WITA

Rotasi ASN di Lingkup Pemko Banjarmasin, Wali Kota : Tinggalkan Pola Lama, Birokrasi Harus Melayani

16 April 2026 - 18:35 WITA

Trending di Banjarmasin