terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pembayaran utang Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin pada pihak ketiga tersisa sekitar Rp 14 Miliar lagi.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset (BPKPAD) Kota Banjarmasin, Edy Wibowo mengatakan total pembayaran utang yang sudah dilakukan sekitar Rp. 334 miliar.
“Jadi per tanggal 6 Juni lalu, utang sudah kita bayarkan sekitar Rp. 334 miliar dari total Rp. 348 miliar,” ucap Edy saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (7/6/2024).
Edy mengungkapkan utang tersisa itu untuk pelunasan di lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Kota Banjarmasin. Dimana pembayaran akan dilakukan pada anggaran perubahan 2024.
Menurut Edy, alasan pembayaran dilakukan pada anggaran perubahan karena pada saat refocusing ke lima SKPD itu terpaksa menunda kegiatannya.
Pelunasan utang di lima SKPD itu dirincikan Edy mulai dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sekitar Rp. 229 juta, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) sekitar Rp. 143 juta
Kemudian Dinas Perhubungan (Dishub) sekitar Rp. 101 juta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sekitar Rp. 110 juta, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sekitar Rp. 394 juta dan paling besar ada di Dinas Pendidikan (Disdik) sekitar Rp. 12,8 miliar.
“Untuk itu kami push lagi terutama Disdik karena mereka paling besar,” kata Edy.
Paling tidak lanjutnya, pelunasan utang di tahap satu sudah selesai di bulan Juni 2024 ini. Namun memang untuk sisanya yang dibayarkan pada anggaran perubahan kemungkinan dilunasi semua pada September mendatang.
“Belum terbayarkan itu sekitar 1 miliar menunggu perubahan karena salah penempatan yang tidak ada lagi,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






