terasbanua.my.id, Banjarmasin – Sedikitnya 6 Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemko Banjarmasin tengah menjalani job fit.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengatakan job fit dilaksanakan menyusul penyesuaian beberapa posisi JPT Pratama yang telah menjabat 2 tahun.
“Ini sebenarnya sudah biasa dilakukan, terkait penyesuaian masa jabatan. Kita sudah usulkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” ucap Ikhsan di Lobby Balai Kota, Senin (27/2024) kemarin.
Enam orang pejabat tinggi pratama yang akan mengikuti job yakni Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Banjarmasin, Windiasti Kartika, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapeda Litbang) Banjarmasin, Ahmad Syauqi.
Kemudian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin, Dolly Syahbana, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, Nuryadi dan Kepala Inspektorat Banjarmasin, M.Taufik Rivani.
Ikhsan menerangkan dari hasil job fit ini nantinya, beberapa kepala dinas yang mengikutinya tidak menutupkemungkinsn untuk dimutasi atau dipindah dan sangat mungkin bisa tetap di dinas asalnya.
“Dari hasil job fit bahwa ada kesimpulan yang tetap dan mutasi. Yang jelas apabila ingin melakukan mutasi harus diawali dari Jobfit ini,” ungkapnya.
Proses job fit sendiri lanjutnya, sudah dimulai sejak hari ini, Senin (27/5/2024) kemarin. Dimana akan dilakukan selama satu hari saja.
“Nanti akan ada beberapa kesimpulan dari Panitia Seleksi (Pansel), termasuk nanti penyampaiannya kepada KASN. Sampai akhirnya nanti dimunculkan,” terangnya.
“Jobfit ini bisa mengarah ke mutasi, tapi tidak mutasi pun tidak jadi masalah, bisa saja hasil Jobfit ternyata yang bersangkutan tetap disitu. Perbandingannya 50 banding 50 lah. Jadi nanti tergantung hasilnya,” tandasnya.
Secara terpisah, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menuturkan job fit dilaksanakan sekaligus mengisi kekosongan di posisi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan saat ini
“Jadi untuk mengisi kekosongan itu dilakukan pergeseran dulu dan kemungkinan ada SKPD yang kosong,” kata Ibnu.
Menurut Ibnu, job fit hingga mutasi jabatan hal biasa yang terjadi. Terlebih tujuannya untuk mengevaluasi bersangkutan yang telah menjabat selama dua tahun.
“Apakah masih berkompeten di dinas itu, atau segera dipindah kemana dan dilihat kecendurangan dimana,” ujarnya.
Untuk hasil job fit itu sendiri, dirinya masih menunggu rekomendasi dari Sekda Kota Banjarmasin Tim Panitia Seleksi (Pansel).
Kendati demikian, ia menargetkan pelantikan akan secepatnya dilakukan.
“Target kita di awal Juni,” imbuhnya.
Sementara posisi SKPD yang kosong setelah dilakukan job fit tersebut akan segera diisi melalui lelang jabatan.
“Kemungkinan ada satu dinas kosong dan akan kita buka lelang,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. HamdiahEnam Kepala SKPD Pemko Banjarmasin Jalani Job Fit, Dimutasi atau Tetap di Dinas Yang Ada
terasbanua.my.id, Banjarmasin – Sedikitnya 6 Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemko Banjarmasin tengah menjalani job fit.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengatakan job fit dilaksanakan menyusul penyesuaian beberapa posisi JPT Pratama yang telah menjabat 2 tahun.
“Ini sebenarnya sudah biasa dilakukan, terkait penyesuaian masa jabatan. Kita sudah usulkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” ucap Ikhsan di Lobby Balai Kota, Senin (27/2024) kemarin.
Enam orang pejabat tinggi pratama yang akan mengikuti job yakni Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Banjarmasin, Windiasti Kartika, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapeda Litbang) Banjarmasin, Ahmad Syauqi.
Kemudian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin, Dolly Syahbana, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, Nuryadi dan Kepala Inspektorat Banjarmasin, M.Taufik Rivani.
Ikhsan menerangkan dari hasil job fit ini nantinya, beberapa kepala dinas yang mengikutinya tidak menutupkemungkinsn untuk dimutasi atau dipindah dan sangat mungkin bisa tetap di dinas asalnya.
“Dari hasil job fit bahwa ada kesimpulan yang tetap dan mutasi. Yang jelas apabila ingin melakukan mutasi harus diawali dari Jobfit ini,” ungkapnya.
Proses job fit sendiri lanjutnya, sudah dimulai sejak hari ini, Senin (27/5/2024) kemarin. Dimana akan dilakukan selama satu hari saja.
“Nanti akan ada beberapa kesimpulan dari Panitia Seleksi (Pansel), termasuk nanti penyampaiannya kepada KASN. Sampai akhirnya nanti dimunculkan,” terangnya.
“Jobfit ini bisa mengarah ke mutasi, tapi tidak mutasi pun tidak jadi masalah, bisa saja hasil Jobfit ternyata yang bersangkutan tetap disitu. Perbandingannya 50 banding 50 lah. Jadi nanti tergantung hasilnya,” tandasnya.
Secara terpisah, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menuturkan job fit dilaksanakan sekaligus mengisi kekosongan di posisi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan saat ini
“Jadi untuk mengisi kekosongan itu dilakukan pergeseran dulu dan kemungkinan ada SKPD yang kosong,” kata Ibnu.
Menurut Ibnu, job fit hingga mutasi jabatan hal biasa yang terjadi. Terlebih tujuannya untuk mengevaluasi bersangkutan yang telah menjabat selama dua tahun.
“Apakah masih berkompeten di dinas itu, atau segera dipindah kemana dan dilihat kecendurangan dimana,” ujarnya.
Untuk hasil job fit itu sendiri, dirinya masih menunggu rekomendasi dari Sekda Kota Banjarmasin Tim Panitia Seleksi (Pansel).
Kendati demikian, ia menargetkan pelantikan akan secepatnya dilakukan.
“Target kita di awal Juni,” imbuhnya.
Sementara posisi SKPD yang kosong setelah dilakukan job fit tersebut akan segera diisi melalui lelang jabatan.
“Kemungkinan ada satu dinas kosong dan akan kita buka lelang,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






