Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 3 Apr 2024 15:39 WITA ·

badge-check

Reporter

Setelah Muhidin, Ibnu Diurutan Kedua Tertinggi Survei Elektabilitas Kandidat Gubernur Kalsel


 Setelah Muhidin, Ibnu Diurutan Kedua Tertinggi Survei Elektabilitas Kandidat Gubernur Kalsel Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Nama Ibnu Sina dan Muhidin berada urutan elektabilitas tertinggi kandidat Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) 2024 yang dirilis Lembaga Survei Politik Pemerintahan (LSPP) baru-baru tadi.

Berdasarkan hasil survei itu, angka elektabilitas Muhidin yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalsel berada di posisi pertama di angka elektabilitas 24,07 persen.

Sementara Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berada di urutan kedua teratas dengan angka elektabilitas 15,90 persen.

Menanggapi hasil survei tersebut, tentunya respon Ibnu sangat baik dan menurutnya itu dapat dipertanggungjawabkan secara metodelogi.

“Kita bisa lihat, artinya saat ini suasana masih sangat cair saja terkait dengan calon gubernur, calon wali kota Banjarmasin,” ungkap ucap Ibnu, Selasa (2/4/2024).

Kendati demikian, menurutnya hasil itu ke depan bisa saja berkembang. Mengingat penetapan calon masih cukup lama lagi.

“Jadi bisa sangat mungkin muncul calon-calon baru dengan elektabilitas yang berbeda. Tapi paling tidak itulah aspirasi masyarakat,” imbuhnya.

Melalui survei itu, ia menyampaikan terima kasih kepada warga Kalsel secara tidak langsung telah memberikan kepercayaan kepada dirinya.

Meski begitu, orang nomor satu di Kota Baiman itu turut mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kalsel, yang selalu memberikan kepercayaan kepada dirinya.

“Saya ucapkan terima kasih apalagi hasil survei ini menggambarkan pilihan masyarakat saat ini,” akhirnya.

Sebelumnya, Direktur Riset LSPP, Safa Muzdalifah menuturkan mencuatnya nama Ibnu dalam kandidat Gubernur Kalsel tentunya tak lepas dari latar belakangnya yang telah menjabat Wali Kota Banjarmasin selama dua periode.

“Banjarmasin memang selalu menjadi sorotan, sehingga berdampak terhadap Ibnu Sina. Ketenaran nama di media sosial juga termasuk yang mempengaruhi,” jelasnya.

Jajak pendapat itu dilakukan melalui metode kualitatif atau wawancara secara langsung dengan responden yang dipilih.

“Tim di lapangan tak menyodorkan nama-nama pilihan. Tim hanya menanyakan siapa gubernur yang diharapkan responden. Jika tak ada nama (disebutkan), maka masuk kategori jawaban tidak tahu,” paparnya.

Sementara jumlah sampel yang diambil oleh LSPP yakni sebanyak 1.074 responden. Tersebar dari 13 kabupaten/kota di Kalsel.
Sementara itu, total Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kalsel pada Pemilu 14 Februari 2024 lalu sebanyak 3.025.220 orang.

Berdasarkan data yang disajikan LSPP, mayoritas responden berasal dari kalangan milenial muda antara usia 23-30 tahun. Angkanya mencapai 29,68 persen.

Responden milenial matang usia 31-40 tahun sebanyak 22,31 persen. Generasi X (41-52 tahun) ada 20,79 persen. Generasi Z (22 tahun ke bawah) sebanyak 18,34 persen.

Kemudian usia 53-71 tahun (Baby Boomers) 7,37 persen. Silent Gen atau di atas 71 tahun ada 0,38 persen. Sedangkan yang tidak mengisi kategori usia ada 1,13 persen responden.

LSPP juga merilis klasifikasi responden berdasarkan pekerjaan. Mayoritas adalah wisaswasta sebanyak 32,62 persen.

Disusul ibu rumah tangga 12,89 persen, mahasiswa 8,59 persen, dan karyawan swasta 7,81 persen.

“Lembaga ini bersifat independen. Kami sudah melakukan penelitian secara mandiri sebelumnya, namun baru bersatu pada tahun 2023,” pungkasnya.

Diketahui, LSPP berisikan sejumlah akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat.

Ia berharap, survei elektabilitas yang mereka lakukan menjadi kontribusi dalam pesta demokrasi di Banua.

“Tentu ini bukan penentu, hanya sebagai referensi politik bagi masyarakat luas atau mereka yang akan berkontestasi,” tutupnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 39 kali

Baca Lainnya

Rakortas dengan Menko Pangan dan Menteri LH, Wali Kota: Pemko Banjarmasin Siap Jadi Percontohan Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

31 Maret 2026 - 22:47 WITA

Wali Kota HM Yamin Desak Camat-Lurah Aktif Monitor Pemilahan Sampah

30 Maret 2026 - 23:08 WITA

Wali Kota Banjarmasin Pimpin Rapat Pembentukan Panitia Hari Jadi ke-500

28 Maret 2026 - 23:18 WITA

Gandeng TNI melalui TMMD, Wali Kota Yamin Targetkan Revitalisasi Jembatan Vital di Pinggiran Banjarmasin

27 Maret 2026 - 23:21 WITA

Wali Kota Banjarmasin Lantik 7 Pejabat Tinggi Pratama

26 Maret 2026 - 23:27 WITA

Wali Kota Banjarmasin Tinjau Progres Pembangunan Kopdes Merah Putih, Dorong Ekonomi Warga

26 Maret 2026 - 23:14 WITA

Trending di Banjarmasin