Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 22 Feb 2024 14:28 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Perhiasan, Mobil dan Tiket Pesawat Jadi Penyumbang Inflasi di Banjarmasin


 Ket foto : Ilustrasi perhiasan salah satu penyumbang inflasi Banjarmasin saat ini. Perbesar

Ket foto : Ilustrasi perhiasan salah satu penyumbang inflasi Banjarmasin saat ini.

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Jika dulunya beras lokal sempat menjadi penyumbang angka inflasi tertinggi di Kota Banjarmasin, kini bergeser ke perhiasan, yang mana saat ini permintaannya cukup tinggi.

Menurut Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina hal itu terjadi karena memang ada siklus tren dari suatu kebutuhan di tengah masyarakat.

“Orang Banjar ini suka mencari perhiasan saat ini,” ucap Ibnu, Kamis (22/2/2024).

Tidak hanya terjadi pada perhiasan saja, mobil dan tiket pesawat juga mengalami kenaikan permintaan hingga menyebabkan inflasi.

Dalam hal itu, pihaknya meminta penjelasan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia mengenai tren permintaan masyarakat.

Apalagi saat menjelang bulan suci Ramadhan dan lebaran yang memang menyebabkan beberapa kebutuhan mengalami permintaan cukup tinggi.

Tentunya hal itu membuat berlakunya hukum pasar yang memicu kenaikan harga pada sejumlah kebutuhan.

“Apa yang menyebabkan tinggi permintaan, itu yang kita coba kendalikan dan tentunya memastikan bahwa stok pasokan cukup. Di Bulog maupun didistributor dan pedagang besar,” tutur Ibnu.

Selain itu, diungkapkannya Pemko Banjarmasin sudah mengusahakan kerja sama dengan Kota Blitar untuk memenuhi pasokan komoditas telur ayam.

“Jadi pemerintah memfasilitasi dengan mempertemukan pengusaha disana dengan pengusaha kita,” ujarnya.

Kerja sama antar daerah mengenai kebutuhan bahan pokok sendiri lanjut, sudah pernah dilakukan pada Kabupaten Brebes untuk komoditas bawang merah. Kemudian Kabupaten Subang untuk komoditas beras.

“Berbagai upaya kita lakukan agar tidak bergejolak harga,” imbuhnya.

Angka inflasi di Kota Banjarmasin saat ini sudah cukup rendah yakni 2,31 persen. Bahkan Jauh di bawah angka inflasi nasional 2,86 persen.

Meski sudah rendah, pihaknya tetap mengupayakan angka inflasi tidak naik lagi. Walaupun menjelang bulan Ramadhan dan lebaran.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

DPRD Banjarmasin Sepakati APBD Perubahan 2026, Pembahasan APBD 2027 Mulai Berguli

15 September 2026 - 16:01 WITA

Lensa Foto Kegiatan DPRD Kota Banjarmasin Edisi Bulan September 2026

15 September 2026 - 15:57 WITA

Demokrat Kalsel Kirim Puluhan Utusan ke Puncak HUT ke-25 di GBK, Rully Rozano: Pesan AHY Jadi Energi Kader

10 September 2026 - 15:07 WITA

Pemko Banjarmasin Menggelar Salat Minta Hujan

31 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Perda Nomor 3 Tahun 2026 disahkan, Pemko Banjarmasin Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Pembangunan

25 Agustus 2026 - 12:27 WITA

Trending di Banjarmasin