Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 25 Nov 2022 16:40 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

18 Tahun Mengabdi Sebagai Guru, Hendri Berharap Kesejahteraan Melalui Lolos PPPK


 18 Tahun Mengabdi Sebagai Guru, Hendri Berharap Kesejahteraan Melalui Lolos PPPK Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Di momentum peringatan Hari Guru Nasional di tahun ini. Ada sebuah harapan besar yang ingin diwujudkan oleh seorang guru honorer yang mengajar di sekolah yang berada di pinggiran di Kota Banjarmasin yakni menjadi tenaga pengajar berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Selama 18 tahun setia mengabdi menjadi seorang pendidik, tentunya Hendri Rosadi yang merupakan guru di SMPN 32 Banjarmasin ingin sekali bisa lulus seleksi PPPK tahap ketiga yang dilaksanakan di tahun ini.

Mengingat baru di tahap ketiga ini, ada formasi guru Bahasa Inggris sehingga dirinya baru bisa mengikuti seleksi yang mana ia sudah lolos di tahap seleksi administrasi PPPK.

“Mudah-mudahan berkat dari peringatan Hari Guru ini bisa lulus dan tentu itu jadi kado terindah bagi saya,” harap Hendri.

Tidak hanya kepada dirinya saja, harapan itu turut ia disematkan kepada teman-teman honorer lainnya di seluruh Indonesia yang saat ini terus berjuang untuk mendapat kesejahteraan dari profesi yang dijalani selama ini.

Di samping itu, meski menjadi guru honorer hanya mendapat gaji yang tak seberapa. Namun tidak membuat dirinya berniat untuk mengganti profesi di bidang lain.

“Memang dari awal pengen jadi guru karena mungkin dari darah turunan kakek saya seorang guru juga,” tuturnya.

Jika mengingat awal-awal menjadi guru, dirinya pernah hanya menerima digaji Rp. 65 ribu per bulan pada tahun 2004-2005.

Berkat kegigihannya menjalani profesi mulia itu, secara bertahap gajinya pun mengalami kenaikan walaupun masih terbilang kecil yakni hanya Rp. 1,7 juta per bulannya.

“Alhamdulillah diperhatikan juga oleh Pemko karena saya tenaga honorer kategori dua jadi gaji saya Rp. 1,7 juta,” katanya.

Tak dipungkirinya, dengan gaji tak seberapa itu sangat pas-pas sekali untuk memenuhi kebutuhan. Apalagi ada dua anak dan seorang istri yang ia hidupi. Namun ia percaya selalu ada rejeki hingga ia bisa bertahap selama 18 tahun ini.

“Dibilang pas-pasan ya pas. Kalau tidak ya gimana ya begitu lah. Tapi Insya Allah saya yakin ada rejekinya,” tuturnya.

Selama 18 tahun mengabdi menjadi guru. Ada beberapa sekolah di Kota Banjarmasin dirinya mengajar yang mana saat ini ia mengajar di SMPN 32 Banjarmasin.

“Pernah di SMPN 34 dan 2015 pindah kesini sampai sekarang,” pungkasnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin